Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

Tim Gabungan Satgas Posko Karhutla Sumsel Bersinergi Padamkan Api Di Ruas Tol Palindra

08 August 2019 00:00
Humas Pemprov Sumsel
233 Kali Dilihat
Tim Gabungan Satgas Posko Karhutla Sumsel Bersinergi Padamkan Api Di Ruas Tol Palindra

Palembang, sumselprov.go.id – Ruas Jalan Tol Palembang – Inderalaya (Palindra), Sumatera Selatan yang menghubungkan Kota Palembang dan Kabupaten Ogan Ilir dikepung api akibat kebakaran lahan.

Di lokasi lahan yang terbakar di Tol Palindra terjadi sejak Senin (5/8/2019) hingga Selasa (6/8/2019) malam, sampai saat ini, tim gabungan Satuan Tugas (Satgas) Darat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus berupaya memadamkan api dengan mengerahkan ratusan personel gabungan Tim Terpadu Satgas Darat Karhutla.

Melihat kondisi tersebut, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum didampingi perwakilan dari BNPB , Asisten I Setda Provinsi Sumatera Selatan Danrem 044/Gapo Kolonel Arh Sonny Septiono, Dandim OKI, Kapolres OKI, Kalaksa BPBD Prov.Sumsel, meninjau langsung beberapa titik api di lokasi kebakaran di sekitar ruas jalan Tol Palindra KM. 13, Rabu (7/8/2019) pagi.

Dalam arahanya Pangdam II. Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M.Hum menyampaikan bahwa pada saat mengikuti rapat Rakornas Pengendalian Karhutla 2019 yang dipimpin oleh Bapak Presiden RI di Istana Negara.

Presiden jokowi menginstruksikan agar seluruh kebakaran-kebakaran hutan maupun lahan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) segera ditangani dengan baik.

“Pada hari ini saya langsung kelapangan meninjau lokasi ke beberapa titik kebakaran dalam proses pemadaman yang terjadi mulai tadi malam dan beberapa hari yang lalu. Seperti data dari BPBD bahwa di daerah Prov. Sumsel ini lahan yang sudah terbakar sampai hari kemarin itu lebih kurang 257,9 hektar untuk Prov. Sumsel, ada yang di Ogan Ilir (OI), OKI dan di Pali”, kata Pangdam.

Pangdam mengatakan, khusus di wilayah Indralaya dekat tol ini masih ada sisa-sisa kebakaran kemarin, dan pagi hari ini beserta unsur dari Kepolisian dan pemerintah daerah Pak Gubernur sebagai Dansatgas dibantu oleh TNI dan Polri.

“Kita membantu Satgas yang dipimpin oleh bapak Gubernur dari TNI maupun Polri maupun dari BPBD”, kata Pangdam.

Dia juga menjelaskan bahwa, untuk pengendalian sendiri dari TNI dan Tim Terpadu Karhutla, menggunakan seluruh sarana dan prasarana yang ada misalkan alat potong rumput untuk melokalisir pemadaman dan menggunakan pompa.

Asisten I Setda Prov. Sumsel H.Achmad Najib mewakili Pemerintah Prov. Sumsel, menyampaikan Gubernur Sumatera Selatan kemarin sudah mengikuti Rakornas dan mengambil langkah-langkah sebagai berikut pertama menginventalisir pemilik lahan karena yang terbakar ini berulang-ulang, Kabupaten Ogan Ilir yang berdekatan dengan kota Palembang Pemprov kan minta kepada seluruh Camat Kabupaten Ogan Ilir untuk mengambil langkah yang kongkrit supaya hal ini menjadi bagian  pencegahan, tadi sudah disampaikan persedian air yang masih kurang dan diharapkan partisipasi masyarakat.

Adapun langkah kongkrit yang diambil atas arahan Bapak Gubernur yaitu pemanfaat lahan dengan Program serasi, Kami  akan bertemu dengan Bupati, Camat, Polres, TNI, Lurah  hingga perangkat Desa untuk pemanfaat lahan untuk pemilik itu sendiri jangan sampai lahan ini tidak produktif dibiarkan saja dan terus-terus menjadi beban pemerintah untuk kita akan ajak pemilik lahan itu memanfaatkan lahan yang mereka miliki, pungkas H. Achmad Najib.

Sementara Kalaksa BPBD Prov. Sumsel, H. Iriansyah menyampaikan “Hari ini Kami dari Posko Terpadu BPBD Prov. Sumsel bersama Bapak Pangdam II/Sriwijaya, Bapak Asisten I mewakili Gubernur Sumsel, Bapak Danrem 044/GAPO melihat langsung kondisi kebakaran yang ada di Ogan Ilir ini”, ujar H.Iriansyah.

Selanjutnya dijelaskannya upaya pemadaman yang dilakukan baik darat dan udara yang merupakan salah satu upaya pemerintah dalam penanggulangan karhutla.

Menanggapi kejadian kebakaran yang sudah berlangsung selama tiga hari H.Iriansyah mengatakan disinilah peran serta masyarakat yang mempunyai lahan ataupun tidak untuk ikut memadamkan titik api sekecil apapun, jangan sampai seperti ini yang mengganggu transportasi, gangguan kesehatan maka dari itu mari kita sama-sama menjaga alam disekitar kehidupan kita.

Disampaikan juga kendala-kendala yang dihadapi yang paling utama adalah cuaca yang panas, angin yang kencang dan sumber air yang tersedia agak sulit. Memang ada kanal-kanal dan embut yang dibuat tetapi karena cuaca yang panas ini membuat air yang ada di kanal maupun mengalami kekeringan, jelas Kalaksa BPBD Prov. Sumsel.

Saat ini dari Manggali Agni, masyarakat, BNPB, TNI dan Polri semuanya masih ada dilokasi kebakaran. Meskipun api telah padam, kepulan asap masih terpantau di beberapa titik.

Tampak juga beberapa personel gabungan Satgas Karhutla di sekitar lokasi dekat Tol Palembang-Indralaya (Palindra) terus bersiaga memantau beberapa lokasi titik api untuk mengantisipasi dampak kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di sepanjang jalan di Kabupaten Ogan Ilir agar tidak meluas.

TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/ CleY