Targetkan PAD Sumsel Meningkat, Optimalisasi Potensi Secara Maksimal
Palembang, sumselprov.go.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) gelar Rapat Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) beserta instansi terkait di kantor Bapenda Provinsi Sumsel, Kamis (9/5/2019).
Sekretaris Daerah (Sekda) Prov. Sumsel H. Nasrun Umar mewakili Gubernur Sumatera Selatan membuka rapat tersebut dan menyampaikan, melalui rapat ini kita targetkan peningkatan PAD di tahun-tahun mendatang.
"Pembangunan akan terus dipacu dengan menigkatkan PAD, sebab realisasi PAD adalah ujung tombak pembangunan Sumsel. Makanya harus dioptimalisasi dan potensi yang ada juga dieksplorasi secara maksimal,"ujarnya.
Jelas Sekda, rapat optimalisasi yang rutin dilaksanakan ini juga bertujuan menyamakan persepsi serta melakukan evaluasi hasil pencapaian PAD dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan yang berasal dari kontribusi dividen perusahaan-perusahaan (BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta.
Berdasarkan data, sampai triwulan IV tahun 2018, realisasi penerimaan kontribusi dividen dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp82.855.120.642 dari target Rp86.765.902.171 atau sebesar 95,49%.
"Perusahaan khususnya BUMD yang belum mencapai target agar terus berpacu demi tercapainya target di tahun 2019 dan bagi perusahaaan BUMD yang yang kurang efisien, seperti unit usaha yang kurang menguntungkan menurutnya harus segera dievaluasi." tegasnya.
Lanjut Nasrun, Pemprov Sumsel apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada PT Jasa Raharja (Persero) dan PT Bukit Asam Tbk yang sudah berperan aktif mendukung pembangunan di Provinsi Sumsel.
Sebagai informasi dan perlu diketahui bahwa target yang sudah ditetapkan untuk hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan tahun 2019 adalah sebesar Rp 64.024.469.697. Sampai tanggal 31 Maret 2019 yang sudah memberikan kontribusi dividen kepada kas daerah adalah bank Sumsel babel sebesar Rp43.094.081.001 atau sebesar 101,41 dari target yang ditetapkan.
"Bagi perusahaan lain yang belum merealisasikan kontribusi dividen diharaokan agar dapat segera merealisasikan kontribusi dividennya," tuturnya.
Semnetara pada kesempatan tersebut, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumsel Neng Muhibah mengatakan rapat ini rutin digelar oleh Bapenda, sebelumnya rapat ini selalu digelar di ruang Bina Praja namun karena banyaknya peserta lalu dialihkan ke Aula Bapenda.
Hadir beberapa peserta diantaranya seperti perwakilan BSB, Swarna Dwipa, ATS, Prodexim, PTBA. Jasa Raharja dan pihak terkait.(dikutip dr tribun dan foto humas)
MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM