Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

Tak Hanya Atlet, Saat Asian Games 2018 Masyarakat Palembang Bisa Naik Si Ular Besi LRT

31 July 2018 00:00
Humas Pemprov Sumsel
224 Kali Dilihat
Tak Hanya Atlet, Saat Asian Games 2018 Masyarakat Palembang Bisa Naik Si Ular Besi LRT

Palembang, Sumselprov.go.id -- Pada saat gelaran Asian Games 2018 pada bulan Agustus mendatang, operasional Light Rail Transit (LRT) atau kereta api ringan tak hanya dirasakan para atlet dari berbagai negara Asia saja.

Masyarakat umum juga berkesempatan menggunakan moda transportasi anyar si ular besi LRT itu untuk melakukan aktifitas saat gelaran multi even se Benua Asia tersebut berlangsung. 

PPK LRT Sumsel, Suranto menerangkan operasional LRT memang difokuskan untuk mengantar dan menjemput para atlet, akan tetapi pada jam-jam tertentu masyarakat juga bisa menggunakan LRT sebagai transportasi umum. 

Apalagi pada gelaran Asian Games nanti Jembatan Ampera akan ditutup,  jadi LRT sangat dibutuhkan masyarakat untuk beraktifitas. 

"Atlet memang prioritas kita, tapi kan ada jam-jam tertentunya atlet tidak naik LRT. Apalagi Ampera akan ditutup, jadi masyarakat bisa menggunakan LRT," katanya,  Senin (30/7/2018).

Kendati masyarakat bisa menggunakan LRT pada saat Asian Games,  namun untuk operasional secara penuh seluruh stasiun baru bisa beroperasi usai ajang olahraga akbar tersebut usai. 

Dalam ujicoba terbatas saat ini pihaknya masih menggunakan 2 trainset LRT.  Setelah di buka secara penuh untuk umum barulah 4 trainset bakal beroperasional. 

"Sekarang kan masih ujicoba terbatas sampai 31 Juli,  setelah itu kita akan matangkan persiapan jelang Asian Games," ungkap Suranto seperti dikutif dari Sripoku.com

Suranto menambahkan,  untuk saat ini tiket LRT masih disubsidi oleh pemerintah. Adapun untuk tarifnya Rp 5.000 dan Rp 10.000 sampai stasiun bandara. Harga tiket tersebut berlaku untuk Asian Games saja,  sementara untuk harga resminya masih digodok oleh pemerintah pusat. 

"Sekarang kan belum operasi penuh,  jadi untuk jadwal keberangkatan pasti juga masih belum jadi patokan. Karena setelah operasi penuh semua stasiun pasti berubah," ungkap Suranto.

MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY