Sumatera Selatan Terus Promosikan Brand Kopi Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id – Gubernur Sumsel H. Herman Deru terus berupaya memperkenalkan dan mempromosikan akan kekayaan alam hasil petani yaitu kopi. Belum lama ini, Gubernur Sumsel ajak amsyarakat seruan menikmati kopi Sumsel dan sedang tengah marak digalakkan.
Herman Deru mengaku bangga dengan potensi kopi Sumatera Selatan (Sumsel) karena merupakan produsen kopi terbesar di tanah air dan ketiga di dunia.
Tapi dia menyayangkan produksi yang begitu besar setiap tahun namun nama kopi Sumsel justru tenggelam di tengah hiruk pikuk tren kopi saat ini.
Harusnya kopi Sumsel menjadi icon kopi Nusantara karena begitu jenisnya banyak juga tumbuh subur ditanam di Sumsel.
Dia berharap ke depan jenis kopi yang banyak ditanam di Sumsel akan dikenal dengan satu sebutan untuk meningkatkan brand kopi Sumsel yakni kopi Sriwijaya. Nama ini sangat khas dengan Sumsel karena Palembang dikenal juga sebagai Sriwijaya.
"Ke depan saya harap kita sepakat meski belum saya launching apapun jenis kopi yang tumbuh, ditanam dan dihasilkan di tanah Sumsel kita beri nama kopi Sriwijaya. Nantinya irisannya baru ada kopi Semende, Pagaralam, Lahat dan sebagainya,” ujar Gubernur belum lama ini
Untuk mendongkrak brand kopi Sumsel, Bank Sumsel Babel (BSB) bekerjasama dengan Dinas Perdagangan Sumsel promosikan kopi Sumsel dengan membuka booth kopi gratis bagi penumpang di area boarding room Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.
Menurut Sekretaris PT Bank Sumsel Babel Faisol Sinin mengatakan, sengaja berinisiatif mempromosikan kopi asli Sumsel agar masyrakat tahu bahwa selama ini banyak dijual ke luar kota seperti Lampung lalu kemudian diolah dan diberi brand Lampung dan daerah lain tujuan penjualan.
Kita tahu aslinya itu kopi yang tumbuh ditanam di Sumsel. "Sumsel itu kaya akan kopi hanya saja memang belum terkenal sehingga kita dorong promosikan akan dikenal luas," ujarnya, Selasa (23/4/2019).
Dia mengatakan semua kopi Sumsel memiliki ciri khas dari aroma maupun rasanya. Booth ini sudah disediakan sejak akhir Maret lalu dan akan berakhir 25 April ini atau tepatnya satu bulan dengan beragam kopi khas Sumsel yang disediakan di booth ini, yakni kopi Semendo, Empat Lawang, Pagar Alam, Ranau, dan Lahat.
"Kalau kopinya sudah dikenal luas dan pemasarannya mudah, maka perekonomian masyarakat juga akan meningkat," tambah Faisol.
Dia menjelaskan, selain menyediakan kopi yang sudah diseduh dan bisa langsung dinikmati, juga disediakan kopi bubuk yang bisa dibeli sebagai oleh-oleh yang dikemas cantik sebagai buah tangan. “Ajakan minum kopi gratis ini juga dipublikasikan melalui laman Instagram BSB," tuturnya. (Dikutip dan foto dari tribun sumsel)
MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM