Sekda Sumsel: Pelatihan Kepemimpinan Bentuk Mentalitas Pemimpin Yang Inovatif
Palembang, sumselprov.go.id - Jadikanlah Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) TK II Penyelenggaraan ke 22 tahun 2019 sebagai sarana untuk membentuk mentalitas sebagai pemimpin yang inovatif dan berwawasan dengan mengedepankan sikap proaktif, disiplin, tekun dan bertanggungjawab.
Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) TK II mempunyai nilai strategis dalam penguatan penyelenggara pemerintahan baik di tingkat pusat maupun daerah.
Hal tersebut diutarakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Nasrun Umar mewakili Gubernur Sumsel saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) TK II Penyelenggaraan ke 22 tahun 2019, di Griya Agung Palembang, Kamis (25/7/2019).
Menurut Nasrun, penyelenggaraan pelatihan ini bermanfaat untuk penguatan Pemerintahan Provinsi, Kabupaten, Kota di daerah masing-masing peserta, agar jalan roda pemerintahan dapat terselenggara dengan baik dan tercipta pemimpin yang dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kita harapkan kegiatan ini memiliki dampak terhadap penguatan integritas bangsa melalui nilai-nilai perjuangan, kebangsaan dan patriotisme antara peserta pelatihan,” ujar Sekda.
Sekda Nasrun Umar berharap, para peserta PKN TK II untuk dapat mengikuti pelatihan dengan serius dan jangan dijadikan pelatihan ini sekedar untuk mendapatkan prasyarat untuk dapat menduduki jabatan semata.
Namun lebih dari itu jadikan pelatihan sebagai sarana untuk membentuk mentalitas sebagai pemimpin yang inovatif dan berwawasan dengan mengedepankan sikap proaktif, disiplin, tekun dan bertanggungjawab.
Jelas Sekda, usaha peningkatan kesejahteraan harus seiring dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten yang selaras dengan kemajuan teknologi sehingga tercipta pemerintahan yang flexible di era digitalisasi.
Nasrun Umar juga mengatakan pesan Gubernur Sumsel H. Herman Deru bahwa untuk menduduki suatu jabatan maka setidaknya seseorang harus memiliki prestasi, kompentensi, dedikasi, dan sikap yang baik.
Pada kesempatan tersebut, Deputi Bidang Kebijakan Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Lembaga Administrasi Negara, Dr Basseng dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel dan serta jajaran yang telah menunjukan komitmen untuk meningkatkan kompentensi ASN di lingkungan Pemprov Sumsel dan Indonesia pada umumnya.
“Tentu bagi Lembaga Administrasi Negara ini adalah penghargaan luar biasa karena kita bisa melihat pak Gubernur berkomitmen dalam kompetensi ASN di lingkungan Pemprov Sumsel dan Indonesia umumnya,” katanya.
Pelatihan ini akan dilaksanakan kurang lebih 4 bulan pada tanggal 25 Juli s.d. 16 November 2019 dengan 6 Tahapan, yaitu tahapan satu 14 hari on campus, tahap dua 15 hari off campus, tahap tiga 11 hari on campus, dan tahap empat 60 hari off campus, dan tahap lima 6 hari on campus. Diikuti 55 orang peserta yang berasal dari Provinsi, kabupaten, kota di Indonesia.
Hadir Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Dr. Basseng dan Plt. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Prov. Sumsel, Hj.Tarbiyah, S.Pd. M.M
MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM
.