Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

Perkuat Tata Kelola GSMP, Sekda Edward Candra Tekankan Pentingnya Pendampingan dan Mitigasi Risiko

09 September 2026 00:00
Humas Pemprov Sumsel
28 Kali Dilihat
Perkuat Tata Kelola GSMP, Sekda Edward Candra Tekankan Pentingnya Pendampingan dan Mitigasi Risiko

Palembang. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra, menegaskan pentingnya penerapan manajemen risiko secara komprehensif untuk mengawal keberlanjutan program Gerakan Sumatera Selatan Mandiri Pangan (GSMP).

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Peningkatan Kapasitas Tim Efektif bertajuk "Strategi Tata Kelola Gerakan Sumatera Selatan Mandiri Pangan (GSMP) melalui Penerapan Manajemen Risiko" di Ruang Rapat Biro Umum dan Perlengkapan Setda Provinsi Sumsel, Rabu (9/9/2026).

Rapat strategis ini turut menghadirkan narasumber ahli, Dr. Ir. H. Syarif Usman, M.B.A., M.H.

Menurut Edward Candra, keberhasilan program kerakyatan tidak cukup hanya berhenti pada tataran dokumen perencanaan atau Standar Operasional Prosedur (SOP), melainkan harus diimplementasikan secara nyata melalui pengawalan ketat dan pendampingan di lapangan.

"Seluruh instrumen dan SOP yang ada harus diimplementasikan secara optimal. Jika tidak, perencanaan itu hanya akan berhenti di atas kertas dan perlu didorong bersama," ujar Edward di hadapan para peserta rapat.

Ia menjelaskan, penerapan manajemen risiko dalam GSMP dirancang untuk menekan berbagai potensi kendala di lapangan, mulai dari mengantisipasi risiko gagal tanam—seperti penanganan distribusi bibit—hingga memitigasi ketidakberhasilan akibat kurangnya sinergi antar-multistakeholder.

Untuk menutup celah tersebut, pemerintah daerah terus memperkuat peran pendamping di lapangan serta mengoptimalkan efektivitas forum koordinasi yang telah dibentuk guna melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait.

"Penerapan konteks manajemen risiko yang disampaikan oleh Pak Syarif sudah mulai kita terapkan untuk mengawal program ini agar mencapai hasil yang optimal. Hasil yang baik ini kita definisikan secara jelas, yakni efektif, kolaboratif, dan berkelanjutan," pungkasnya.


Turut hadir para Kepala OPD