Perancis Tertarik Investasi di Lahan Gambut OKI
Sepucuk – Ogan Komering Ilir (OKI), Sumselprov.go.id -- Kebun Plasma Nuftah Sepucuk Kayu Agung di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi lokasi percontohan restorasi lahan gambut di Indonesia. Tidak hanya itu lahan ini juga berpeluang meningkatkan perekonomian masyarakat.
Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Nazir Foead mengatakan kegiatan restorasi lahan gambut tidak hanya sebatas pembasahan lahan gambut atau pembuatan sekat kanal.
Nazir Foead mengemukakan, kegiatan restorasi optimalisasi lahan gambut juga mengarah ke kegiatan produktif dan pemberdayaan masyarakat serta berpeluang meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Saya sangat apresiasi kegiatan di Sepucuk ini bagus sekali dan ini akan dijadikan model penelitian di Indonesia mulai tahun 2017 dengan anggaran APBN, banyak sekali panduan-panduan yang sudah dihasilkan yang tentunya akan berguna bagi kita khususnya di tahun 2018 ini didalam kegiatan R3 tadi sesuai arahan menteri LHK dan sudah menyurati gubernur untuk kegiatan restorasi berupa perbantuan ke provinsi tentu nantinya dikoordinasikan Tim Restorasi Gambut Daerah, Dr.Najib Asmani dan merujuk pada panduan R3”, Kata Nazir, Rabu (17/01/2017) di Sepuk OKI.
Selain itu kunjungan kali ini saya juga membawa tamu dari kedutaan Perancis untuk Indonesia yaitu dari CIRAD yang merupakan lembaga penelitian dari Perancis yang sangat terkenal untuk pertanian dan perkebunan. Sudah lama sekali Perancis melihat sumber daya pertanian di negara tropis di Perancis dan CIRAD ini dibentuk untuk membantu mengoptimalkan potensi pertanian dan perkebunan serta salah satunya di lahan gambut, karena kita semua tahu lahan gambut ada yang bersifat budidaya dan bersifat konservasi lindung
“Intinya lahan gambut itu akan dioptimalkan penggunaannya dengan kegiatan produktif bahkan menarik investasi” Ungkap Nazir.
Salah satu Negara yang tertarik terhadap pengembangan lahan gambut menurut Nazir, yaitu Pe
Perancis. “Gambut jadi perhatian dunia, Itu sebabnya, kami akan mengembangkan potensi gambut untuk mendukung perekonomian masyarakat setempat dan program ketahanan pangan nasional,” pungkasnya
Kunjungan Kepala Badan Restoraisi Gambut Nasional didampingi Kepala Kelompok Kerja Penelitian Restorasi BRG, C.Nugroho Sulistiyo Priyono, Wakil Atase Sains dan Teknologi Kedubes Perancis , Fito Rahadianto, Senior Researcher CIRAD, Dr.Jean-Marc Roda, Ketua Tim Restorasi Gambut Daerah Prov.Sumsel, Dr.Najib Asmani, Kepala Dinas Ligkungan Hidup dan Pertanahan Prov.Sumsel, Edward Chandra, Kepala Balai Litbang LHK Prov. Sumsel, Tabroni, Plt. Kalaksa BPBD Prov.Sumsel. H.Iriansyah, SKM., M.Si, Tim Media Center Dinas Komunikasi dan Informatika Prov.Sumsel, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kab.OKI, Alamsyah, Kepala BPBD Kab.OKI, Listiadi Martin, Camat Kayuagung, Dedi Kurniawan, Kasat Binmas Polres Kab.OKI, Iptu Siska Arisandi SIK, Danramil Kota Kayuagung, Kapten Inf. RM. Hatta.
MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/FS