Pemprov Sumsel Gandeng Pesantren untuk Cetak Generasi Berkualitas
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi wajib memberikan perhatian khusus terhadap lembaga pendidikan, terlebih kepada pondok pesantren dan juga panti.
Hal ini Ia katakan dalam sambutannya dalam acara Khutbatul Ikhtitam (Haflah Ke XIV) kelulusan santriwan dan santriwati MI (SD), MTS (SMP), MA (SMA) Pondok Pesantren Ar Rahman di Jln Tegal Binangun Plaju Darat Palembang, Sabtu, (4/5/2019).
“Pondok pesantren turut berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya. Terkhusus Pondok pesantren Ar-Rahman ini yang juga memiliki divisi rehabilitas narkoba.
“Dengan adanya rehabilitasi pecandu narkoba disini, Pemerintah dan Pihak Kepolisian tentu akan merasa sangat terbantu,” ungkapnya.
Pondok pesantren adalah media pendidik individu yang membuat manusia menjadi lebih berharga. Menurutnya, semakin tinggi ilmu yang dimiliki seseorang maka akan membuat manusia itu juga semakin berharga.
“Ilmu pengetahuan yang tidak terkendali dapat menciptakan masa depan yang rusak, oleh karena itu ilmu agama juga perlu dijejali,” ujarnya.
Pengembangan ilmu pengetahuan haruslah dinamis dengan pengembangan ilmu agama sehingga tercipta generasi yang berilmu dan berakhlak. Ia berharap agar Pondok Pesantren Ar-Rahman dapat menjaga kepercayaan masyarakat dalam memberikan pendidikan yang terbaik.
“Tidak hanya sekedar kemudahan dan kemurahan, tetapi juga berikan pendidikan yang berkualitas,” katanya.
Selain itu, Ia juga mengajak kepada orang tua terutama ibu untuk berperan aktif menjadi madrasah utama dalam mendidik anak-anak yang berakhlak. Karena anak membutuhkan arahan positif yang akan membawa dampak positif bagi masa depannya.
“Kami selaku Pemprov Sumsel sangat peduli akan hal itu, oleh karna itu kami juga akan mendirikan satu rumah tahfidz disetiap satu desa untuk membantu menciptakan generasi berakhlak,” tambah Gubernur Sumsel.
Pondok Pesantren Ar Rahman telah berdiri sejak tahun 2000. Hingga saat ini terdata, jumlah santri di Pesantren Ar Rahman adalah 238 orang, dengan perincian jumlah santri pria berjumlah 152 orang dan santri perempuan berjumlah 86 orang, ditambah tenaga pengajar berjumlah 40 orang.
Dalam kegiatan ini, Pemprov Sumsel juga memberikan beberapa bantuan dalam perbaikan dan penyediaan fasilitas untuk mendukung kemajuan pendidikan di Pesantren ini.
MC Diskominfo Prov. Sumsel/ PE