Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

Pemprov Sumsel Berikan Bantuan Dana Desa Dan Kelurahan Se Sumsel

05 July 2019 00:00
Humas Pemprov Sumsel
374 Kali Dilihat
Pemprov Sumsel Berikan Bantuan Dana Desa Dan Kelurahan Se Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel, H. Herman Deru secara resmi memberikan bantuan keuangan kepada pemerintah desa, kelurahan, dan desa persiapan tahun anggaran 2019 dengan total anggaran mencapai Rp84.575.000.000 di Halaman Bank Sumsel Babel Jakabaring, Kamis (4/7/2019)

Gubernur juga menyerahkan bantuan hadiah lomba desa/kelurahan serta pelaksanaan gotong royong terbaik tingkat provinsi Sumsel.

“Pemerintah Provinsi Sumsel memperhatikan pembangunan di desa tidak hanya bidang infrastruktur saja melainkan juga dalam bidang olahraga dan kerohanian”, ujar Herman Deru.

Jelas Gubernur Herman Deru, pembangunan merata yang berkeadilan akan diwujudkan secara bertahap. 

Keseluruhan total bantuan tersebut masing-masing desa dan kelurahan akan mendapatkan bantuan senilai Rp25 juta. Angka itu diakuinya bukanlah angka yang mencukupi. Namun diharapkannya cara ini akan menjadi stimulan serta menutupi apa yang belum tercover.

“Pemerintah Sumsel tidak mau tinggal diam untuk mengambil peran di desa-desa  sektor yang belum terjamah, kita harapkan setelah secara otomatis kita salurkan bantuan dapat langsung digunakan dan Alhamdulillah Bupati/Walikota disini untuk tidak hanya sekedar mengawasi namun juga memberikan bimbingan karena sudah ada petunjuk,” tutur Gubernur Herman Deru

Mulai tahun ini pula, Herman Deru berharap stimulan yang diberikan untuk pembinaan Posyandu dikarenakan perhatian penuh Pemprov Sumsel mengiinginkan kemajuan Posyandu di desa dengan digitalisasi.

Oleh sebab itu, Ia menghimbau Tim Penggerak PKK Kabupaten/kota memperhatikan hal tersebut, apalagi sudah dianggarkan pula seragam Posyandu yang diharapkan mampu menyeragamkan pelayanan terbaik untuk masyarakat. 

“Petugas posyandu yang punya tugas melayani kaum-kaum  berkebutuhan khusus  baik itu ibu hamil, anak-anak orang tua itu dapat langsung berkerja minimal beli timbangan bayi yang digital, teruntuk PKK silakan membuat kegiatan-kegiatan minimal satu program yang sudah langsung bisa berjalan” ungkap Gubernur.

Tambah Gubernur, kepada karang taruna yang mau membuat pembinaan-pembinaan baris ber baris, kedisiplinan, juga olahraga silakan pemuda berkreasi kita hanya mengawasi saja agar bisa berjalan dengan baik. 

Lanjut Herman Deru, Pemprov Sumsel dapat menginisiasi dan dapat ditiru oleh pemangku kebijakan yang lain dalam memeberikan stimulan untuk pembinaan dan pembangunan di desa-desa.

“Pada hari ini juga segera masuk dana Rp 25 juta per desa, Saya berjanji jika uang ini diperuntukan untuk stimulasi pembangunan di desa dan ada hasilnya dana ini akan bertambah, kalau ini dimanfaatkan dengan baik maka yakin juga pada tahun berikut kita tambah ini adalah bentuk perhatian untuk sama-sama mengawasi penggunaaan uang ini,” pungkasnya 

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumsel H. Yusnin. S. Sos, M. Si dalam laporannya mengatakan, Bantuan bersumber dari dana APBD provinsi Sumatera Selatan diperuntukan kepada 2.853 Desa Definitif, 386 Kelurahan dan 72 Desa Persiapan dengan total sebesar Rp84.575.000.000

Secara rinci diuraikan, Desa Definitif dan Kelurahan sebesar Rp. 25.000.000,- dengan rencana penggunaan Kegiatan TP PKK Rp5.000.000, Kegiatan Kepemudaan dan Olahraga Rp5.000.000, Kegiatan Posyandu Rp5.000.000,  serta Pemeliharaan dan pengadaan Sarana dan Prasarana Rp10.000.000. 

Untuk Desa Persiapan sebesar Rp. 50.000.000, dengan rencana penggunaan Kegiatan TP PKK Rp. 5.000.000, Kegiatan Kepemudaan dan Olahraga Rp. 5.000.000,Kegiatan Posyandu Rp. 5.000.000, Pemeliharaan dan pengadaan Sarana dan Prasarana Rp. 30.000.000, serta Biaya Operasional dan Pelaporan Rp. 5.000.000.

Sementara itu, Dirut BSB Achnad Syamsudin mengatakan, pencairan dana desa disalurkan melalui BSB sebagai upaya mensosialisasikan agar bank daerah menjadi kebanggan bersama dengan menjadi nasabah dan menyimpan uang di bank daerah.

"Bank daerah BSB hanya sebagai fasilitator saja, uangnya langsung ditransfer ke rekening pemerintah daerah," ujar Syamsudin

Syamsudin juga mengajak seluruh masyarakat Sumsel agar bersama-sama menjadikan BSB sebagai bank kebanggan wong Sumsel dengan menggunakan produk tabungan BSB.

MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM/Tim