Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

Optimalkan Pelayanan Medis, HD Dukung Lokakarya Tenaga Medis Berkualitas UIGM

07 September 2021 00:00
Humas Pemprov Sumsel
93 Kali Dilihat
Optimalkan Pelayanan Medis, HD Dukung Lokakarya Tenaga Medis Berkualitas UIGM

Palembang, sumselprov.go.id Gubernur Sumsel H Herman Deru menerima audiensi Rektor Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) Palembang DR. H. Marzuki Alie, SE., MM beserta jajaran dalam rangka mengadakan Lokakarya Pendidikan Berkualitas mencetak tenaga medis kreatif, inovatif dan mandiri di Provinsi Sumsel bertempat di Ruang Tamu Gubernur, Senin, (6/9/2021) 

Lokakarya atau biasa disebut workshop adalah pertemuan ilmiah yang dilakukan oleh para ahli di bidang yang sama untuk membahas suatu permasalahan yang sesuai dengan bidang keahliannya. 

HD menyambut baik dan mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Menurut HD, Sumsel masih minim SDM dokter. Sehingga Ia sangat mendukung rencana UIGM untuk membuka fakultas kedokteran. 

Apabila proses administratif mendukung, HD bahkan menyarankan agar FK UIGM nantinya dapat menjalin kerjasama pendidikan dengan RSUD lainnya yang ada di Palembang. 

"Fakultas Kedokteran UIGM tentu akan menjadi pilihan lainnya. Terutama Sumsel khususnya FK Unsri sangat diminati siswa dari dalam hingga luar Provinsi. Dengan kapasitas mahasiswa yang terbatas di Unsri, selain FK Muhamadiyah, FK UIGM tentu akan menjadi pilihan lainnya," ujarnya. 

HD ungkapkan Pemprov Sumsel sesuai kapasitasnya sangat mendukung dan mau memfasilitasi pelaksanaan lokakarya ini dan juga memberikan rekomendasi tentang pendirian fakultas ini dalam hal keperluan administratif yang dibutuhkan. 

Sementara itu, Rektor Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) Palembang DR. H. Marzuki Alie, SE., MM, katakan lokakarya akan dilaksanakan Rabu Pagi  8 September 2021 dimana akan dilakukan diskusi bersama narasumber terkait rencana pendirian FK ini. 

FK UIGM rencananya akan dibuka dengan menerima 26 mahasiswa bekerjasama dengan RSUD Dr. H. M Rabain Muara Enim. 

"Karena kita kekurangan dokter, secara nasional skalanya 1 dokter melayani 2500 pasien, sedangkan Sumsel sendiri 1 banding 5000. Jadi sisi pelayanan yang didapatkan tentu masih minim, ini baru dokter saja belum tenaga medis, maka kita mau siapkan pendidikan dokter ini karena kita merasa siap," ujarnya. 

Turut hadir Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), Nelson Firdaus, Kadinkes, Dra. Lesty Nurainy Apt., M.Kes. 

Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel