Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

MY Imbau Forum CSR Kesos Sumsel Gandeng Perusahaan Tambang

11 March 2020 00:00
Humas Pemprov Sumsel
806 Kali Dilihat
MY Imbau Forum CSR Kesos Sumsel Gandeng Perusahaan Tambang

Palembang, sumselprov.go.id-Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya mengarapkan agar Forum CSR Kesos Sumsel kedepan dapat melibatkan para perusahaan tambang yang ada di Sumsel dalam melaksanakan program kerjanya di Sumsel.

Menurutnya, masih banyak perusahaan khususnya perusahaan tambang yang langsung mengambil SDA dengan keuntungan besar namun belum melaksanakan tanggungjawabnya melalui penyaluran CSR.

"Selain itu juga perusahaan gas dan minyak yang ada di Sumsel. Kita harapkan adanya partisipasi dari perusahaan tersebut melalui CSR yang lebih besar juga sesuai dengan keuntungan yang didapatkan perusahaan tersebut," harapnya.

Hal ini disampaikan Mawardi Yahya saat membuka rapat koordinasi Pemprov Sumsel, Forum CSR Kesos Sumsel dan dunia usaha dengan tema "Optimalisasi Program CSR/PKBL Perusahaan dalam Penanggulangan PMKS/Kemiskinan, Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Berkelanjutan" di Griya Agung Palembang, Selasa (10/3/2020).

Mawardi Yahya juga menghimbau agar para pengusaha perusahaan dalam melaksanakan aktivitas untuk bersama menjaga keamanan dan kenyaman khususnya dimasyarakat.

"Ada beberapa skala perusahaan baik tambang, perkebunan, maupun industri. Saya lihat sebagian besar yang hadir pada rakor ini hanya perusahaan industri yang masih harus kerja keras untuk meraih keuntungan. Untuk itu, kedepan para perusahaan tambang tersebut akan diundang secara khusus bersama pak Gubernur untuk kita tekankan tentang CSR ini," tegasnya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel, Mirwansyah, SKM., MKM., mengatakan, kehadiran Forum CSR Kesos Sumsel yang dibentuk dalam rangka sebagai bentuk tanggungjawab bagi perusahaaan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Menurutnya, anggaran pemerintah sangat terbatas untuk menyentuh langsung seluruh lapisan masyarakat. Sehingga perlunya partisipasi perusahaan maupun semua pihak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di Sumsel.

"Tahun ini Kementerian sosial mengarahkan kepada pemberdayaan masyarakat, seiring dengan visi dan misi gubernur dan wakil gubernur Sumsel," kata Mirwansyah.

Sementara itu, Ketua Forum CSR Kesos Sumsel, J Rianthony Nata Kesuma mengatakan, rakor tersebut dilaksanakan untuk menyusun dan mensinkronisasikan program Forum CSR Kesos Sumsel dengan Pemda Sumsel dan perusahaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Tugas pokok forum CSR Kesos Sumsel mengatasi PMKS/kemiskinan. Makanya kita terbentuk dibawah kementerian sosial dan didukung kementerian terkait lainnya," tegasnya.

Rakot tersebut memaparkan program kegiatan tahun 2020 dan target yang akan di capai di tahun 2020 antara lain pengentasan kemiskinan melalui 9 program utama Forum CSR Kesos Sumsel.

"Kita sudah menyiapkan 9 program utama dengan berbagai turunannya diantaranya program rumah murah, pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah, bedah rumah. kemudian, pemberdayaan dan pembinaan Kampung KB dan pembinaan masyarakat dalam memutus mata rantai kemiskinan," ungkap Rianthony.

Dia menambahkan, pihaknya akan terus berupaya mengoptimalkan dan menfokuskan peran serta perusahaan dalam menurunkan angka kemiskinan di Sumsel melalui dukungan dan partisipasi perusahaan dalam bantuan lingkungan, pemberdayaaan masyarakat dan lainnya.

"Tahun lalu (2019) kita sudah melaksanakan sebanyak 76 kegiatan," ujarnya.

Hadir pada rakor tersebut para Kepala OPD dilingkungan Pemprov Sumsel dan para pimpinan BUMN dan perusahaan swasta yang ada di Sumsel. Hadir juga Ketua PWNU Sumsel KH. Amiruddin Nahrawi yang akrab disapa Cak Amir.

Dikesempatan itu dilakukan juga penandatanganan MoU antara Forum CSR Kesos Sumsel dengan PWNU Sumsel.

Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.