Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

MY : Cegah Stunting, Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

12 May 2022 00:00
Humas Pemprov Sumsel
118 Kali Dilihat
MY : Cegah Stunting, Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Palembang, sumselprov.go.id - Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya bersama Wakil Ketua TP PKK Sumsel Hj Fauziah mawardi Yahya menghadiri Apel siaga Tim Pendamping keluarga (TPK) Bergerak secara virtual diselenggarakan BKKBN bertempat di Command Center Kantor Gubernur Sumsel, Kamis, (12/5/2022) 

Kepala BKKBN, dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), katakam Bidan, penyuluh KB, dan PKK, menjadi tempat bertanya dan mengeluh masyarakat di desa-desa sehingga perannya sangat cocok untuk dijadikan sebagai  Tim pendamping keluarga dalam rangka pencegahan stunting. 

"Tim pendamping berperan dalam mengawasi pasangan yang akan menikah untuk dipastikan kesehatannya sehingga dapat mencrgah stunting, yang perlu diperhatikan antara lain kualitas sperma bagi laki-laki, kemudian HB yang baik, tinggi badan berat badan ideal, dan lingkar lengan," ujarnya 

Dikatakannya, Penyebab stunting antara lain yaitu praktek pengasuhan yang kurang baik, terbatasnya layanan kesehatan, kurangnya akses ke makanan bergizi dan sanitasi. Dan upaya pencegahan stunting dapat dilakukan pada 1000 hari pertama kehidupan anak. 

"Lebih lanjut, Tim pendamping keluarga kita akannsering bertemu untuk mengupdate pengetahuan dalam rangka pencegahan stunting bersama BKKBN," katanya. 

Dalam diskusi secara virtual, Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya katakan upaya penanganan stunting seperti yang telah diarahkan oleh Pemerintah Pusat telah diaplikasikan  Sumsel mulai dari tingkat provinsi, kota, kabupaten, kecamatan hingga desa. Namun menurutnya, untuk mengoptimalkan hasilnya maka diperlukan regulasi yang jelas. 

"Saatnya memvalidasi data ulang,  berdayakan tim-tim yang kita bentuk sehingga kita dapat database yang tepat pada tiap desa. Dan upaya pencegahan stunting juga dapat dilakukan dengan optimal," ujarnya. 

MY sangat menyambut baik adanya Apel siaga Tim Pendamping keluarga (TPK) Bergerak. Mudah-mudahan dengan dibentuknya tim ini akan tercapai target penurunan stunting 5 persen. 

Utamanya MY optimis bahwa Sumsel mampu mencapai target angka penurunan stunting yang ditargetkan secara nasional, karena diungkap MY, bahwa setiap tahunnya angka stunting di Sumsel mengalami penurunan 2,5 persen. 

"Saya menyarankan agar upaya pencegahan stunting didaerah dapat melibatkan Bupati dan Walikota serta PKK nya. Dan didukung dengan pendanaan yang berasal dari dana desa . Tentu mensukseskan program penurunan stunting kewajiban kita karena kesehatan juga menjadi indikator dalam hal kesejahteraan rakyat," katanya 

Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel