Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

Menpar RI; Sport Tourism, Sumsel Terdepan di Indonesia

07 February 2019 00:00
Humas Pemprov Sumsel
164 Kali Dilihat
Menpar RI; Sport Tourism, Sumsel Terdepan di Indonesia

Palembang Sumselprov.go.id- Menteri Pariwisata Republik Indonesia Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc mengungkapkan bahwa dengan ditunjuknya Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai sport tourism Indonesia menjadikan Sumsel tidak dapat dikalahkan oleh daerah lain.

Hal ini pula ditekankan oleh Menpar untuk Provinsi Sumsel agar terus fokus pada sport tourism karena investasi dibidang olahraga yang ada di Sumsel sudah sangat besar, ditambah lagi Sumsel sukses menjadi tuan rumah event olahraga Internasioan Asian Games.

Menurutnya, Sport tourism mengundang value yang sangat tinggi, oleh sebab itu Ia sangat setuju kalau diadakan event-event international terkait dengan sport mengingat dampak event-event tersebut sangat signifikan bagi Provinsi Sumsel.

"Jadi untuk mempopulerkan disini satu saja saya fokus, Sport tourism tidak ada yang mengalahkan unik sekali yang Sumsel, semua provinsi di Jawa dan Sumatera tidak ada seperti Sumsel untuk sport tourism," ungkap Menpar Arief Yahya saat menjadi narasumber pada dialog publik pembangunan manusia dengan tema "Peningkatan Produktivitas Masyarakat Berbasis Pariwisata Lokal di Auditorium Graha Universitas Sriwijaya Palembang, Rabu (6/2/2019).

Lebih lanjut Menpar Arif Yahya mengatakan, pariwisata akan menjadi penghasil devisa terbesar di Indonesia. Bahkan, pariwisata Indonesia tumbuh tercepat di dunia dan dampak dari kegiatan pariwisata sangat dirasakan masyarakat. Indonesia masuk peringkat negara terindah ke-6 di dunia.

Menurut Menpar, untuk membangun destinasi pariwisata rumusnya ada ‘3 A’ yakni ‘Atraksi’, ‘Aksesibilitas’ dan ‘Amenitas’ atau fasilitas penunjang bagi para wisatawan. Untuk A pertama, ada ‘Top 3 Atraksi’ di Sumatera Selatan yakni ekowisata, budaya, tradisi dan kuliner serta Sport Tourism dan MICE.

Menpar menguraikan, untuk ‘Top 3 Aksesibilitas’ di Sumatera Selatan, ada jalur udara Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, jalur laut Pelabuhan Boom Baru serta jalur darat dengan adanya LRT dan jalan tol. “Top 3 Amenitas di Sumsel ditunjukkan dengan memadainya akomodasi,

fasilitas pariwisata dan kebersihan,” ujarnya.

Selepas menjadi tuan rumah Asian Games 2018, Sumsel punya beberapa agenda yang masuk Top 100 kalender event pariwisata nasional, di antaranya Ziarah Qubra dan Festival Sriwijaya. Selain itu masih ada acara-acara lain, seperti Festival Imlek dan Cap Go Meh di Kampung Karapitan.

Sementara itu, Sekda Provinsi Sumsel, H. Nasrun Umar yang juga hadir pada dialog publik tersebut menyampaikan apresiasi dan mengaku bangga akan kehadiran Menteri Pariwisata dengan segudang prestasi. Apalagi 2019 pariwisata telah ditetapkan sebagai sektor unggulan RI. 

Nasrun Umar menilai sangat tepat dialog publik pembangunan manusia dalam rangka peningkatan produktifitas masyarakat berbasis pariwisata lokal. Dikatakannya, dua frase yang diangkat dari tema adalah untuk meningkatkan produktifitas masyarakat agar termotivasi bahwa pariwisata lokal bisa menjadi harapan kehidupan kedepan.

"Ini menunjukan bahwa provinsi Sumsel siap untuk mensukseskan seluruh program nasional yang berkaitan dengan pariwisata lokal, dalam rangka meningkatkan PAD dan peningkatan pertumbuhan ekonomi Sumsel," katanya 

Lanjut Nasrun Umar, Provinsi sumsel sudah cukup dalam konten budayanya seperti khusus Kota Palembang yang terkenal dengan Dul Muluk kemudian tempat-tempat pertunjukan seni tari Gending Sriwijaya dan sebagainya. 

"Kami menyampaikan terimakasih telah menjadikan Provinsi Sumsel sebagai sport tourism yang ada di Indonesia, kami juga terimakasih karena tangan dingin Menpar yang tanah hibah Poltekpar itu sudah diberikan kepada pemerintah provinsi Sumsel," terangnya.

Selain Menpar Arif Yahya, Dialog publik bersama 500 lebih mahasiswa Universitas Sriwijaya tersebut juga menghadirkan narasumber lainnya yakni Deputi II Kepala Staf Kepresidenan, Yanuar Nugroho, dan Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kemenkominfo, Septriana Tangkary, Rektor Universitas Sriwijaya, Anis Saggaf, dan Walikota Palembang, Harnojoyo. Hadir juga Plt. Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, Ahmad Najib, serta Plt. Kadis Kominfo Provinsi Sumsel, Jon Kenedy.

 MC Diskominfo Provinsi Sumsel/AD/Tim