KKP Prioritaskan Sumsel Sebagai Lokasi Perikanan Budidaya
Palembang, sumselprov.go.id-Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Dr. H. Edhy Prabowo, S.E., M.M., M.B.A mengungkapkan bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan memprioritaskan Provinsi Sumatera Selatan sebagai lokasi perikanan budidaya melalui program kerja yang ada di Ditjen Perikanan Budidaya.
Menurutnya, Sumsel merupakan daerah yang memiliki cukup besar potensi perikanan budidaya dibandingkan dengan perikanan tangkap. Edhy Prabowo mencontohkan seperti di Kabupaten Musi Rawas bahwa bupatinya telah menyiapkan lahan sebagai lokasi perikanan budidaya ikan indukan. Kemudian Pulau Maspari yang akan dijadikan pusat pembibitan ikan dan udang.
"Di Sumsel saya melihat perikanan budidaya menjadi hal yang harus kita "genjot". Saya yakin ini bukan hal yang berat bagi kita semua karena yang terpenting adalah koordinasi, ungkap Edhy Prabowo saat bersilaturahmi dengan Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan kepala daerah bupati/walikota se Sumsel serta instansi terkait lainnya di Griya Agung Palembang, Minggu (26/1/2020) malam.
Selain perikanan budidaya, KKP juga akan menyalurkan program perikanan tangkap tepatnya di kawasan Sungsang, Kabupaten Banyuasin.
"Di Sungsang ingin menjadi percontohan tempat perikanan tangkap. Disana pendaratan ikan mudah karena pasarnya sangat dekat dan termasuk wilayah tangkap ikan dengan potensi ribuan ton ikan pertahun," kata Edhy Prabowo.
"Makanya hari ini kami bawah para Dirjen ini agar dalam waktu pendek ini dapat segera merealisasikan apa saja yang dapat dilakukan di Sumsel," tambahnya.
Lanjut Menteri Perikanan dan Kelautan H. Edhy Prabowo mengatakan, kunjungannya tersebut untuk menjalin komunikasi yang terus terbuka dan mendengar apa yang menjadi usulan yang saat ini belum berjalan.
"Silaturahmi ini salah satu wujud dalam rangka mempermudah komunikasi kita antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan, kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan, H. Edhy Prabowo di Sumsel ini merupakan suatu kebanggan bagi masyarakat Sumsel karena beliau sosok kebanggaan putra asli Sumsel yang menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan RI.
Dikesempatan itu, H. Herman Deru mengatakan, setiap penjuru dengan beragam suku di Sumsel dapat dipastikan bahwa ikan sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat Sumsel. Untuk itu dia sangat mengharapkan digulirkannya program perikanan budidaya di Sumsel baik budidaya ikan maupun udang air tawar.
"Disumsel ini sangat tergantung dengan ikan. Bahkan, ikan busuk saja dimakan namanya "Pekasam" ini menunjukan betapa besarnya konsumsi ikan di Sumsel," ujar Deru.
Selain perikanan budidaya, Gubernur Sumsel H. Herman Deru juga mengharapkan adanya program KKP yang digulirkan terkait pelestarian ikan-ikan kebanggaan yang ada di Sumsel seperti Ikan Baung, Ikan Belida, dan lainnya.
"Kami ingin kembalikan citra Sumatera Selatan seperti dulu. karena ikan belida itu di Sungai Musi sangat berkurang. Bahkan untuk konsumsi dan pembuatan pempek, ikan belida dikirim dari Kalimantan dan Riau," ungkapnya.
Lebih lanjut H. Herman Deru juga mengajak Menteri Kelautan dan Perikanan untuk meluangkan waktu melakukan kunjungan ke Pulau Maspari (Pulau terluar yang ada di Kabupaten OKI, Provinsi Sumsel) yang akan dijadikan pusat budidaya ikan dan udang.
"Mungkin nanti pak menteri bisa meluangkan waktu kunjungan ke Plasma petambak udang PT. Wahyu Mandira di Pulau Maspari. Disana lokasi budidaya ikan dan udang," ungkapnya.
"Petani disana sangat mengharapkan kedatangan pak menteri. Salah satu kendala petani disana yaitu harus membeli bibit ikan dan udang harus menuju ke Provinsi Lampung dengan waktu tempuh 14 jam. Bisa dibayangkan berapa bibit ikan yang mati akibat jarak tempuh yang jauh," dipaparkan Deru.
Hadir pada silaturahmi tersebut Dirjen Perikanan Budidaya (DJPB), Slamet Soebjakto, Dirjen Perikanan Tangkap, M. Zulficar Mochtar, Plt. Dirjen Pengelolaan Ruang Laut, Dr. Ir. Aryo Hanggono, DEA., Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum., Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Kartika Sandra Desi, para bupati/walikota se Sumsel, pimpinan instansi vertikal dan para pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel.
Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.