Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

Kadis Pemuda dan Olahraga Prov.Sumsel Apresiasi Press Trip Forum Wartawan DPRD NTB

14 April 2018 00:00
Humas Pemprov Sumsel
276 Kali Dilihat
Kadis Pemuda dan Olahraga Prov.Sumsel Apresiasi Press Trip Forum Wartawan DPRD NTB

Palembang, Sumselprov.go.id -- Keinginan Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 bersama Provinsi Bali mendapat respon positf dari Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB dan juga kalangan DPRD NTB.

Bentuk keseriusan itu ditunjukkan dengan melakukan Press Trip Forum Wartawan DPRD Provinsi NTB ke Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera dalam rangka persiapan Pemerintah Provinsi NTB menjadi Tuan Rumah PON XXI tahun 2024. Jumat (13/04/2018).

Ketua rombongan yang juga wakil Ketua DPRD Provinsi NTB H.Abdul Hadi menjelaskan, kunjungan ini selain silaturahim dan juga koordinasi sekaligus pembelajaran bagaimana Sumatera Selatan mampu menyelenggarakan event olahraga nasional maupun internasional sehingga pada saatnya nanti Provinsi NTB dapat mampu menyelenggarakan pelaksanaan PON XXI Tahun 2024 dengan tema “Sport Toursm In Culture” dengan sukses dan berjalan lancr, ujar Abdul Hadi.

Abdul Hadi mengakui, NTB dan Bali sebagai destinasi wisata yang memiliki sport tourism adalah nilai tawar yang akan mampu member nilai tambah bagi PON nantinya. Selain itu juga NTB dan Bali memiliki posisi yang strategis tidak hanya dari sisi letak tetapi juga dari keterjangkauan sebab dapat ditempuh melaui jalur laut, udara dan darat.

“Itulah makanya niat kami datang kesini untuk belajar sehingga NTB dapat menjadi tuan rumah PON XXI tahun 2024 bersama Bali sekaligus mohon dukungannya pada saat bidding yang ditentukan pada  tanggal 24 April 2018 dalam Musernaslub.” tandasnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPRD NTB HMNS Kasdiono. Menurutnya, NTB memiliki komitmen dan keseriusan kuat menjadi tuan rumah bersama PON 2024 dengan Bali.

Ikhtiar-ikhtiar yang dilakukan Pemeritah NTB untuk menjadikan daerah seribu masjid tuan rumah PON XXI harus di beck up oleh seluruh pihak termasuk provinsi lain terutama provinsi yang pernah ditunjuk sebagai tuan rumah.

Dukungan politik, kata Kasdiono, sangat penting karena berkenaan dengan budgeting dan kontroling.

“Kalau provinsi lain berlomba-lomba menjadi tuan rumah karena memiliki target yakni juara umum. Prestasi penting tetapi sportif untuk mencapai prestasi itu lebih penting,” akuinya.

Untuk itulah, jika NTB ditunjuk menjadi tuan rumah maka PON nantinya merupakan PON bermartabat.

Kunjungan Forum Wartawan DPRD Provinsi NTB diterima langsung Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan H.Akmad Yusuf Wibowo mewakil gubernur  didampingi Perwakilan Komisi V DPRD Prov.Sumsel, Perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Prov.Sumsel, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Diskominfo Prov.Sumsel, Amrullah S.STP., M.Si, Perwakilan dari KONI Sumsel, Direktur PT.Jakabaring Sport City Palembang Mirza, SIWO Pwi Prov.Sumsel.

Selain mengucapkan selamat datang dan memberikan apresiasi atas kunjungan ini, selanjutnya Kadis Pemuda dan Olahraga memamaparkan kesungguhan provinsi Sumatera Selatan dibidang olahraga sehingga Sumatera Selatan dinobatkan oleh kementerian Pariwisata sebagai Kota tujuan wisata olahraga (Sport Toursm) di Indonesia dan juga kepercayaan dunia sebagai Tuan Rumah Penyelenggara Event Internasional Asian Games ke-18 tahun 2018 bersama DKI Jakarta.

Akhamd Yusuf menuturkan bukanlah hal yang mudah untuk dapat menjadi tuan rumah event international Asian Games, semua itu direbut karena Provinsi Sumsel memiliki pengalaman menyelenggarakan event-event olahraga international sekelas Asia, Asia Pacifik bahkan dunia.

" Penyelenggaraan event dimulai dari PON 2004, Sea Games 2011, 3rd Islamic Solidarity Games 2013 dengan peserta 52 negara, 17th Association of South East Asian Nations (ASEAN) University Games pada 2014. Sejak saat itu 42 event olahraga bertaraf Asia, Asia Pacifik bahkan dunia bermain di JSC,"ungkapnya

Lebih jauh Yusuf  mengungkapkan, Modal utama yang dimiliki provinsi Sumsel dan telah diakui dunia, Provinsi Sumsel adalah provinsi yang konsisten menjaga kondusifitas. dimana, tidak ada kerusuhan antar etnis, budaya apalagi agama. Faktanya, Ia menyebut saat ini sedang dibangun enam rumah ibadah dari enam agama secara berdampingan dan ini satu-satunya yang ada di dunia.

"Modal utama kita Provinsi Sumsel ini dipercaya melaksanakan event-event Internasional karena kondusifitas daerah. Alhamdulillah belum pernah terjadi dan Insya Allah tidak akan pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan antar umat beragama. Bahkan zero konflik Provinsi Sumsel sudah menjadi perhatian dunia," Katanya

Kemudian, dikatakan Yusuf   berkaitan dengan transportasi yang diperbolehkan untuk mengangkut atlet dan official Asian Games 2018 selama berada di kompleks JSC hanya electric car dan hydrogen car (Zero emission mobility). Dimana Provinsi Sumsel merupakan pertama kali di Indonesia yang akan menggunakannya. lebih membanggakan pula adalah penggunaan Hydrogen car saat Asian Games 2018 mengalahkan Tokyo yang baru akan realisasi pada tahun 2020.

"Yang Paling fenomenal adalah Light Rail Transit  (LRT) pertama yang menyebrangi sungai yakni Sungai Musi, perjalanan dari bandara sampai JSC itu juga sudah termasuk perjalanan wisata. Sampai ke JSC atlet diangkut dengan hydrogen car. Jadi kita betul-betul memberi kenyamanan untuk para Atlet," tuturnya

“Sport legacy menjadi aspek yang jauh lebih penting dari setiap penyelenggaran event olahraga dan  kunjungan Forum Wartawan DPRD Prov.NTB  sangatlah tepat dan Insya Allah Provinsi Sumatera Selatan akan memberikan support agar PON XXI tahun 2024 bisa terselenggara dengan sukses baik sukses prestasi maupun sukses penyelenggaraan”, pungkas Akhad Yusuf mengakhiri paparannya.

Selain bertukar cindera mata dan foto bersama Press Trip Forum Wartawan DPRD NTB diakhiri dengan meninjau langsung venue-venue yang ada di Jakabaring Sport City.

MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/PE