Jelang Bowling World Cup 2019, Sumsel Tuan Rumah 2 Kejuaraan Bowling Nasional
Palembang, sumselprov.go.id-Menjelang kejuaraan dunia Boling (Bowling World Cup) bulan November 2019 mendatang, Pengurus Persatuan Boling Indonesia (PBI) terlebih dahulu akan menggelar Kejuaraan Nasional tanggal 30 September sampai 3 Oktober mendatang di Palembang.
Kemudian, disusul Kejuaraan Gubernur Sumsel Cup 2019 yang akan digelar pada 5-6 Oktober mendatang diselenggarakan Pengurus Provinsi Persatuan Boling Indonesia (PBI) Sumsel. serangkaian kejuaraan boling itu akan digelar di Bowling Center Provinsi Sumsel Jakabaring Palembang.
Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengapresiasi kepada Pengurus PBI yang telah menjadikan Sumsel sebagai tuan rumah Kejurnas tahun 2019. Dia berharap event besar seperti ini akan terus berlanjut di Sumsel.
"Saya sangat berterimakasih atas gagasan menjadikan Sumsel selalu sebagai tuan rumah khususnya kegiatan olahraga boling. Saya instruksikan kepada Dispora dan OPD terkait lainnya untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan ini," ungkap Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat menerima audiensi Pengurus PBI Pusat dan Pengurus Provinsi PBI Sumsel di Griya Agung Palembang, Senin (2/9/2019).
Lanjut Herman Deru mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumsel akan mendukung penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Dia berpesan agar penyelenggara benar-benar memperhatikan kesiapan panitia agar kegiatan ini dapat berjalan sukses dan lancar.
Saya ingin pelaksaaannya terselenggara dengan baik, tidak malu-maluin Sumsel tapi justru menjadi suatu yang membanggakan. Pesan saya, kemeriahan menjelang kegiataan ini ditingkatkan lagi baik melalui media sosial maupun melalui publikasi lainnya," tegas Herman Deru.
Sementara itu, Ketua Pengurus Provinsi PBI Sumsel, Kurmin Halim mengatakan bahwa pada Gubernur Sumsel Cup tersebut tak hanya diikuti oleh kabupaten/kota di Sumsel tapi juga melibatkan provinsi lainnya yang ada di Indonesia. “Sebanyak 16-17 provinsi se Indonesia yang akan ikut kejuaraan ini. Pesertanya ada sekitar 150 atlet,” ungkapnya.
Kurmin menjelaskan pada perhelatan ini akan diperebutkan total hadiah Rp200 juta yang akan dibagikan kepada para pemenang. Menurutnya kegiatan ini selain ajang pemanasan juga sebagai pengobat rasa rindu para atlet boling yang pada PON 2020 mendatang Cabor ini tak dipertandingkan.
“Ini bertujuan untuk obati rindu mereka karena Cabor ini tidak ada di PON tahun depan. Jadi supaya tidak stagnan, jadi kita gelar ini. Hadiahnya juga lebih besar dari Gubernur Cup di DKI,” ungkapnya.
Kurmin memastikan bahwa Sumsel pula akan ikut peran pada Gubernur Sumsel Cup ini.
Ia menerangkan bahwa atlet boling Sumsel baru terbina 1-2 tahun belakangan dan ia berharap Sumsel bisa bersaing pada ajang tersebut maupun Kejurnas sebagai rangkaian kegiatan dari Kejuaraan Dunia.
“Kita sudah adakan seleksi atlet Sumsel, hasilnya ada 6 atlet putra dan putri yang akan kita turunkan. Harapannya nanti atlet kita bisa ikut Kejurnas nanti,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa atlet Sumsel dibagi menjadi dua yakni grade A dan B pada perhelatan tersebut. Ajang ini menurut Kurmin sangat bagus untuk atlet Sumsel yang sudah dibina.
“Ini bisa menjadi tolak ukur atlet kita karena mereka selama ini berlatih. Di sinilah bagaimana mereka menunjukkan prestasinya,” terangnya.
Media Center Dinas Kominfo Provinsi Sumsel / AD