Herman Deru Terima Gelar Raja Madang Bangsawan
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru resmi mendapatkan gelar Raja Madang Bangsawan karena dianggap sebagai warga kehormatan Mendayun dari Ikatan Keluarga Bersatu Mendayun Komering Ulu Timur (IKB - Manku).
Pemberian gelar tersebut merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Komering yang terus dilestarikan. Mendayun sendiri merupakan sebuah wilayah yang terdiri dari beberapa desa di Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumsel.
Pemberian gelar dilakukan pada acara pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Bersatu Mendayun Komering Ulu Timur (IKB - Manku) periode 2020 - 2024 di Griya Agung Palembang, Sabtu (25/1/2020).
Gubernur Sumsel H. Herman Deru pada kata sambutannya menyanpaikan rasa terima kasihnya kepada IKB- Manku. "Kehormatan ini sangat berharga bagi saya dan keluarga. Inilah yang disebut pertahanan warisan budaya lokal," ungkapnya.
Lanjut Deru, ketika bicara tentang Komering dari sisi manapun kita merasa bangga sebagai orang Komering yang berwatak keras tapi kredibel, terbukti banyak sekali warga Komering yang berhasil diberbagai profesi.
"Kito ini wong keras tapi tau aturan. Makanya orang Komering bisa diterima dimanapun. Dipelantikan ini saja banyak warga Mendayun yang datang dari berbagai daerah diluar Sumatera Selatan," katanya.
Sementara itu, pelantikan pengurus IKB- Manku dilakukan langsung oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru. Dikesempatan itu ia mengatakan bahwa Ikatan kekeluargaan ini sudah seharusnya diorganisir secara baik untuk menjaga keberadaannya dan juga menjadi khazanah kekayaan Provinsi Sumsel sekaligus menjadi kekayaan bangsa Indonesia.
Menurut Deru, dengan dibentuknya organisasi seperti ini, akan memudahkan dalam mengklasifikasikan suku dan kebudayaan serta bahasa daerah yang tersebar di Sumsel.
"Ikatan Keluarga Bersatu Mandayun Komering Ulu Timur ini semoga bukan hanya sebuah euforia belaka, yang hanya dilatarbelakangi karena Gubernur Sumsel berasal dari tempat yang sama. Tapi lebih dari itu diharapkan mampu mengambil peran yang jauh lebih besar serta bermanfaat bagi masyarakat," harapnya.
Kepada para pengurus yang dilantik Herman Deru berpesan agar menjalankan amanah yang telah diberikan dengan baik dengan mengeluarkan segala daya upaya serta kemampuan yang dimiliki untuk membuat organisasi ini dikenal oleh seluruh masyarakat.
"Selain itu dapatlah menjalin kerjasama dengan organisasi lain yang sejenis, dimana hal itu untuk memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat Sumsel," tegasnya.
Ketua Umum IKB- Manku, Tabrani Marzuki mengatakan terbentuknya IKB Mandayun merupakan keinginan bersama dari para warga Mendayun Komering Ulu Timur khususnya yang berada di Kota Palembang
"Berkeinginan menyatukan warga Mendayun dan melestarikan warisan budaya Komering khususnya Mendayun," ungkapnya.
Hadir pada acara pelantikan itu, Pangdam II Sriwrjaya diwakili oleh Irdam II Sawijaya, Kol. Inf. Yusman Madayun, Kapolda Sumsel diwakili oleh Kepala Biro
Perencanaan, Kombes. Pol, Lamazi, Asisten III Setda Provinsi Sumsel, Prof. Edwar Juliartha, Ketua Umum Ikatan Keluarga Bersatu Mendayun Komering Ulu Timur (IKB- Manku), Tabrani Marzuki, SE, MM, Bupati OKU Timur H. Khotid Mawardi, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, dan para Pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. Hadir juga Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin.
Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel