Herman Deru : Cegah Bencana Dengan Tidak Merusak Alam
Palembang, sumselprov.go.id-Terkait perubahan cuaca yang cukup ekstrim diwilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) saat ini, Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengungkapkan bahwa telah mengeluarkan surat edaran kepada bupati/walikota tentang antisipasi kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir dan tanah longsor di Sumsel.
Menurutnya, dampak perubahan iklim tersebut sudah menjadi identitas dunia karena selalu berubah-ubah. “Saya pikir kalau kita benar menyikapinya dengan tidak merusak alam tidak akan terjadi juga bencana alam ini,” ungkap Herman Deru saat menghadiri kegiatan penanaman 1000 bibit pohon produktif diselenggarakan Polda Sumsel di Lapangan Pakri Palembang, Jum'at (10/1/2020).
Seperti halnya penanaman 1000 pohon yang dilakukan Polda Sumsel ini, Lanjut Herman Deru, juga sebagai upaya pencegahan terhadap bencana alam, bahwa kita harus mewariskan yang terbaik untuk anak dan cucu kita berupa lingkungan yang sehat dan terjaga.
“Bagi saya pribadi, saya terinspirasi juga dengan gerakan ini yaitu ratusan kilometer jalan toll yang memiliki space kiri dan kanan, alangkah baiknya jika kita tanami tanaman produktif dari pada hanya hijau dan tidak jelas hasilnya. Bisa kita tanam buah-buahan atau tanaman khas Sumsel seperti duren atau duku,” ujar Gubernur.
Sementara itu, terkait bencana banjir di Kabupaten lahat sejak kemarin 9 Januari 2020, Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel sejak semalam telah mengirimkan bantuan.
“Saya terus pantau, semalam saja sampai pukul 01.00 Wib. tengah malam saya pantau bahwa ada korban jiwa satu orang, usia 9 tahun yang ikut terhanyut banjir di Pagar Gunung, Kabupaten Lahat. Kemudian, kerusakan rumah warga yang hancur kurang dari 10 rumah dan ada juga rumah yang ikut hanyut,” terangnya.
Untuk bantuan perbaikan rumah korban bencana alam, Pemerintah Provinsi Sumsel menyalurkan bantuan tersebut tidak langsung kepada korban melainkan disalurkan melalui Pemerintah Kabupaten.
“Kita mintakan kepada Kabupaten untuk memperbaiki rumah tersebut tanpa membebani korban dan itu pemprov yang akan membantu pembiayaannya. Tujuannya agar terakomodir dengan baik, terkoordinasi dengan baik dan manajemen yang benar, maka bantuan tersebut dikirimkan ke Pemerintah Kabupaten berapapun jumlahnya,” tegas Deru.
Dikesempatan yang sama, Kapolda Sumsel, Irjen. Pol. Priyo Widyanto mengatakan, kegiatan penanaman 1000 pohon yang dilakukan Polda Sumsel merupakan instruksi langsung dari Kapolri dalam rangka upaya pencegahan bencana alam dan kepedulian terhadap penghijauan. Kapolda berharap kegiatan tersebut bermanfaat dan dikenang kelak oleh para generasi penerus Sumsel.
“Hari ini kita menanam pohon sebanyak 1200 pohon. Kemudian, seluruh Polres yang ada di Sumsel pada tanggal 7 Januari lalu telah melakukan penanaman pohon secara serentak dengan total sebanyak 9.256 pohon. Artinya sudah sepuluh ribu lebih pohon sudah ditanam di seluruh wilayah Sumsel,” ujar Kapolda.
Media Center Dinas Kominfo Provinsi Sumsel / AD