Herman Deru : Berikan Edukasi ke Masyarakat Perangi Hoaks
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri sekaligus membuka kegiatan rapat kerja Asosiasi Media Siber Indonesia Wilayah Sumatera Selatan dan Seminar Nasional Workshop Cek Fakta di Roca Caffee and Resto, Palembang, Kamis (22/8/2019).
Dalam kesempatan itu, Herman Deru menyampaikan rasa ketertarikannya menghadiri kegiatan tersebut. Dia menilai, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya dalam melawan hoaks dan menuju visi Sumsel Maju Untuk Semua serta yang paling besar manfaatnya yakni menjaga keutuhan bangsa.
“Saya tertarik kemarin, bahwa undangan ini saya anggap tidak kalah penting, walaupun kegiatan ini diantara dua agenda lainnya karena peran Media Siber (Media Online) sangat dominan diera sekarang ini dalam menjaga keutuhan bangsa dari aspek mendeteksi Hoaks,” ungkap Herman Deru.
Lanjut dia mengatakan, dibeberapa daerah di Indonesia belakangan ini terjadi konflik dan membesar karena hoaks yang menjadi penyebabnya. Menurutnya, konflik tersebut masih bisa diredam namun jika konflik batin akan lebih sulit diredam karena hoaks bisa menjurus kepada fitnah.
“Saya mengapresiasi sekaligus meminta agar kegiatan ini menjadikan edukasi bagi kita dan masyarakat yaitu menyampaikan kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap hoaks. Namun, jangan hanya menyampaikan kulit luarnya saja melainkan bagaimana masyarakat agar bisa mengetahui mana berita hoaks mana yang berita bukan hoaks,” imbuhnya.
Menurut Herman Deru dengan adanya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE ) yakni Undang Undang nomor 11 tahun 2008 menyadarkan kita bahwa setiap apa yang kita sampaikan didalam berita melalui media ada pertanggungjawabannya.
“Saya mengajak dalam menulis berita menggunakan hak-hak jurnalistik yang baik dan benar. Sekarang ini, semua berhak untuk mengunggah apapun ke berbagai media. Bahkan, negarapun mengatur tentang keterbukaan informasi publik tersebut,” terangnya.
“Untuk itu, saya berharap seminar ini tidak hanya silaturahmi saja tetapi juga menghasilkan rekomendasi – rekomendasi ke berbagai pihak, baik kepada jurnalis sendiri maupun pemerintah tentang apa yang diinginkan masyarakat terhadap sumber berita. Kita harus menjadikan teknologi yang mengedukasi masyarakat,” ditambahkan Herman Deru.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia Wilayah Sumatera Selatan, Sidratul Muntaha membenarkan bahwa rapat kerja tersebut digelar untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar terhindar dari berita bohong atau hoaks.
Media Center Dinas Kominfo Provinsi Sumsel / AD
Foto : Humas Pemprov. Sumsel