Herman Deru Ajak Wajib Pajak Dengan Edukasi Dan Humanis
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H. Herman Deru hadir kedua kalinya sejak menjabat Gubernur dan memberikan contoh kepada wajib pajak dengan melakukan aksi nyata membayar pajak dan menyampaikan SPT tahunan PPh pribadi tahun 2019
Aksi tersebut dilakukan oleh Gubernur Sumsel HHerman Deru bersama unsur Forkompinda serta pejabat vertikal dalam acara pekan panutan penyampaian SPT tahunan PPh di aula kantor Ditjen pajak Sumsel dan kepulauan Bangka Belitung, jl Tasik Kambang Iwak Palembang, Rabu (11/3/2020)
“Sangat dibutuhkan keteladanan karena masyarakat kita selalu menuntut keteladanan. Untuk itu siapapun itu mau pemimpin daerah, institusi maupun negara, harus memberikan contoh dan aksi nyata,” ujarnya.
Jelas Gubernur Herman Deru, saat ini sedang terjadi lonjakan yang signifikan dalam hal membayar pajak atau wajib pajak bertambah kenaikan sebesar 17,8 persen sesuai penjelasan dari Kakanwil Pajak Sumsel
Saat ini memang pelayanan dan kemudahan yang diberikan kantor pajak sudah jauh lebih maksimal. Namun demikian menurutnya tetap dibutuhkan edukasi dari pemerintah, tokoh adat, tokoh agama dan lainnya untuk mengajak golongan dan masyarakat agar lebih paham manfaat pajak bagi pembangunan.
Dalam kesempatan itu Herman Deru juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi pada seluruh wajib pajak ASN, pengusaha maupun orang pribadi yang sudah tertib melaporkan pajak dan membayarnya.
“Perlu servis maupun pelayanan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur. Jika kebutuhan masyarakat terpenuhi, jalan bagus akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi sehingga pembayaran pajak lancar dan otomatis penurunan angka kemiskinan berkurang” jelasnya.
Ditambahkannya, harus kita akui pembangunan di Indonesia ini menitikberatkan pada penerimaan pajak. Apapun bentuknya semua berperan termasuk perseorangan juga sangat penting. Minimal memberikan teladan pada keluarga untuk membayar pajak.
Agar masyarakat lebih patuh menyampaikan SPT dan membayar pajak, Herman Deru juga menyarankan agar petugas pajak jangan terlalu menonjolkan punishment kepada para wajib pajak. Melainkan melakukan pendekatan dengan edukasi tentang pentingnya membayar pajak.
“WP ini kalau sudah dengar denda ya besar, mereka malah tidak mau bayar. Jadi saran saya jangan terlalu ditonjolkan punishmentnya, melainkan edukasinya dan sisi humanis” ucapnya
Di tempat yang sama Kepala Kanwil DJP Sumsel dan Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Imam Arifin mengatakan Pekan Panutan ini memang perlu dilakukan. Sesuai UU 45 tujuan bernegara adalah untuk mensejahterakan rakyat.
“Nah saat ini ada beberapa kriteria kesejahteraan masih belum tercapai. Misalnya fasilitas pendidikan belum tercapai, masih banyak masyarakat miskin dan masih banyak juga infrastruktur yang belum bagus dan kebutuhan subsidi yang masih banyak dibutuhkan. Ini semua membutuhkan kenaikan pajak,” ujarnya.
Di dampingi : Ka. Bapenda Prov. Sumsel Dra. Hj. Neng Muhaibah, MM, Plt Ka BPKAD Prov. Sumsel Akhmad Mukhlis SE, M,Si, Ka, Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Sumsel H. Ahmad Rizwan, S, STP, MM, Plt. Karo Humas dan Protokol Dr. H. Akhmad Najib, SH. Hum, TGUPP/Staf Khusus Bidang Kehumasan, TGUPP/Staf Khusus Bidang Hubungan Antar Lembaga dan SDM, TGUPP/Staf Khusus Bidang Pengadilan Aset, TGUPP/Staf Khusus Bidang Keuangan, TGUPP/Staf Khusus Bidang Keuangan dan Perbankan