Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

HD: Pemprov Siapkan 2400 Alat Rapid Test dan 2000 APD

28 March 2020 00:00
Humas Pemprov Sumsel
320 Kali Dilihat
HD: Pemprov Siapkan 2400 Alat Rapid Test dan 2000 APD

Palembang, sumselprov.go.id-Pemerintah Provinsi Sumsel menyiapkan 2400 alat Rapid Test Covid-19 dan 2000 Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis di Sumsel.

Hal tersebut terungkap saat Gubernur Sumsel mengunjungi Posko Sumsel Tanggap Covid-19 yang berada di Halaman Kantor Gubernur Sumsel tepatnya di Posko Sumsel Tanggap Covid-19, Jum'at (27/03/2020).

Dalam kesempatan itu, HD mengatakan bahwa kelompok yang akan dilakukan rapid test di Sumsel saat ini dikonsentrasikan kepada Orang Dalam Pantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), serta tenaga medis. "Hal ini akan segera dilaksanakan setelah barang diterima, dan saat ini untuk APD sedang dalam perjalanan" ujarnya.

Dijelaskannya, bahwa setelah barang tiba maka akan dibagi secara proposional ke Rumah Sakit-Rumah Sakit rujukan dan juga Rumah Sakit second line. "Akan dibagi secara proposional dan hari ini akan diserahkan secara simbiolis mungkin petang nanti," jelasnya.

Selain itu, HD mengatakan bahwa Pemprov Sumsel juga akan membagikan sanitizer dan disinfektan secara simbiolik kepada kelompok-kelompok masyarakat dan mulai diserahkan juga vitamin untuk daya tahan dan penambah stamina.

"Setelah itu saya bersama Forkopimda akan ke Wisma Atlet guna mempersiapkan sesegera mungkin pengoperasiannya untuk menerima ODP atau bisa dijadikan ODP Center, baru nanti dirujuk ke Rumah Sakit rujukan atau second line," katanya.

HD menegaskan sembari merujuk pihaknya juga akan mempersiapkan beberapa kamar untuk PDP dengan daya tampung 1000 kamar disiapkan secara bertahap guna mengantisipasi jika Rumah Sakit Rujukan tidak dapat menampung ODP yang statusnya meningkat jadi PDP.

"Setelah ditinjau hari ini sesegeranya kita mau mempersiapkan SDMnya. Mudah-mudahan tidak lama dan bisa dalam hitungan hari dapat dioperasikan," tuturnya.

Disamping itu, HD juga mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya juga sedang menantikan pengajuan satuan administrasi tertentu, OPD, atau juga gugus tugas untuk mengefisiensikan APBD untuk cegah tangkal Covid-19 dan akan dialirkan sesuai sistem yang sudah dibuat BPKP. Dan telah didapatkan hasil di atas Rp. 100 Milyar, namun pada tahap awal ini akan digelontarkan Rp. 100 Milyar dan sangat memungkinkan apabila ada perkembangan.

"Nanti ini utamanya untuk insentif para tenaga medis, dokter, dokter spesialis, perawat dan pembantu perawat dengan tahapan yang sudah disebut Presiden angka-angka. Namun kalau dari pihak Pemprov kita akan hitung berdasarkan semakin banyak jumlah pasien yang dilayani maka semakin besar insentif," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, HD juga meminta melalui Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) agar setiap daerah di Sumsel, mulai dari Kabupaten/Kota hingga kecamatan dam Desa dapat membentuk posko komunikasi Covid-19.

Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.