HD Ikuti Webinar Indonesia Economic Ideation Pemberdayaan Industri
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru diwakili Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Prov. Sumsel, Dr. Ekowati Retnaningsih, SKM.,M.Kes menghadiri webinar Indonesia Economic Ideation Pemberdayaan Industri Sebagai Upaya Pemulihan Perekonomian bagi Masyarakat tentang terdampak covid-19 diselenggarakan oleh Harian Tribun Network dan Harian Surya di Griya Agung Palembang, Kamis (28/1/2021) malam.
Dalam kesempatan itu, HD melalui Ekowati mengatakan karakteristik perekonomian di Sumsel ditopang dari pertambangan, pertanian, perkebunan yaitu ekspor karet dan kelapa sawit, serta produk-produk unggulan seperti kopi dan coklat.
"Covid-19 memberikan berbagai dampak pada berbagai sektor industri di Sumsel antara lain transportasi, sektor perhotelan, pertambangan, perkebunan, pupuk, pulp dan paper. Dan seiring dengan hal tersebut Prov Sumsel juga telah melakukan berbagai upaya pemulihan ekonomi di Sumsel, salah satunya dengan refokusing anggaran," ujarnya.
Selain itu, Sumsel juga telah melakukan berbagai upaya penerapan pemulihan ekonomi digital. Lanjutnya sejalan dengan program pusat tentang upaya membangkitkan UMKM di Indonesia dengan "Bangga Dengan Buatan Indonesia" di Sumsel.
Selain itu, juga dilakukan upaya peningkatan kapasitas UKM mengakselerasi digitalisasi UMKM, memberikan dukungan operasional kerjasama dengan beberapa BUMN, penyerapan pemasaran UMKM dengan digitalisasi. Kemudian juga diterapkan beberapa kebijakan terkait reformasi sosial dan ekonomi dampak covid-19 di bidang perdagangan pariwisata, dan investasi.
"Bantuan pemulihan dampak ekonomi akibat covid-19 berupa bantuan modal untuk Usaha Ekonomi Produktif (UEP) sebanyak 3.400 Kartu Keluarga (KK). Jumlah tersebut disebar di 17 kab/kota yaitu 200 KK per Kab/Kota. Serta pemberdayaan IKM, UKM, dan Koperasi. Kemudian pemgawasan terhadap izin operasional dan mobilitas kegiatan industri terhadap konsistensi penerapan prokes Covid-19 dan mendorong perusahaan industri tetap produktif," tuturnya.
Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM , Teten Masduki mengatakan sesuai arahan Presiden RI, pengembangan investasi bagi UMKM dilakukan dengan berbasis tematik dengan memanfaatkan potensi kewilayahan pada produk-produk UMKM di dalam negeri.
"Peningkatan wirausaha yang mudah berkelanjutan dan mudah menyerap tenaga kerja jadi prioritas kita. Kolaborasi sangat dibutuhkan untuk menciptakan program-program kegiatan yang tidak tumpang tindih dalam pengembangan UMKM di Indonesia,"ujarnya.
Turut hadir Kadis Kominfo, H Achmad Rizwan, SSTP, MM, Kadis Koperasi dan UKM, Dra. Hj. Musiawati, MM., Kadis Perindustrian, Ir. Hj. Ernila Rizar, MM.,
Karo Perekonomian, H. Afrian Joni, SE.,MM.
Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.