Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

HD Dukung Pengembangan Pelabuhan Sungai Lais

30 December 2020 00:00
Humas Pemprov Sumsel
937 Kali Dilihat
HD Dukung Pengembangan Pelabuhan Sungai Lais

Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru melakukan kunker dalam rangka peninjauan Terminal Domestik dan Internasional Terminal Petikemas dan Konvensional IPC Palembang dilanjutkan dengan peninjauan Pelabuhan Sungai Lais dan Jalan Lingkar Luar Timur Palembang di Pelabuhan Sungai Lais, Selasa (29/12/2020).

HD katakan Indonesia Port Corporations (IPC) atau yang dikenal dengan Pelabuhan Boom Baru memiliki aktivitas yang padat yang menandakan di masa pandemi covid-19 ini sudah ada pemulihan ekspor.

"Coba liat aktivitas begitu padat disini. Container bertumpuk menandakan dimasa covid-19 ini sudah ada pemulihan, pemulihan export kita. Kapal ini sampai Singapore 36 jam, kembali lagi dalam 5 hari sudah disini lagi. Ini membanggakan sekali artinya kita sudah mulai beradaptasi mensiasati covid ini," ujar HD.

HD mengungkapkan terdapat beberapa komunitas yang melalui eksport di Pelabuhan Boom Baru antara lain karet, kelapa, sawit, dan lainnya. Menurutnya berdasarkan kurva dan data yang ada proses ekspor juga sudah hampir normal dan hampir sama dengan  sebelum covid.

"Terimakasih juga kepada pengelola pelabuhan ini dan semua pihak yang terkait. Hal ini pasti karena bongkar muat kita termasuk yang cepat, dibanding yang lain, paling lama 20 jam jadi tidak sampai 1 hari 1 malam. Terimakasih untuk itu," katanya.

Lanjut HD, sedang diupayakan untuk membuat Pelabuhan Samudera dan Pelabuhan dalam kota di Sungai Lais yang diperuntukkan untuk barang, dan kemungkinan bisa jadi Pelabuhan Boom Baru nantinya hanya diperuntukan untuk orang saja karena luasnya 24 hektare, sedangkan Sungai Lais luasnya 200 hektare.

Sementara itu, GM PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) cabang Palembang, Silosantoso, menjelaskan tentang berbagai perkembangan operasional, pelayanan, dan CSR, yang ada di Pelabuhan Boom Baru Palembang dihadapan Gubernur Herman Deru. Selain itu juga dijelaskan program pengembangan IPC Palembang yaitu pengembangan Palabuhan Sei Lais.

Saat ini Sumsel memiliki tempat yang strategis, yaitu potensi industrial area sehingga eksport/import dominan dilakukan di Provinsi Sumsel, area perkebunan dan tambang batubara menjadi salah satu penunjang industrial area, dan cost logistic ke domestic (Bengkulu, Padang, Jambi, dan Lampung) lebih murah apabila dari Provinsi Sumsel yaitu bertempat di Kota Palembang.

Meskipun terdampak covid-19, saat ini ekspor di Palabuhan Boom Baru mulai ada peningkatan kembali. Potensi di Sumsel sangat kaya dan bisa dioptimalkan, seperti karet, Palm Oil, kelapa, batu bara, dan kopi. Salah satunya pengembangan Sungai Lais kita membuka investor yang mau berinvestasi.

"Kita sedang upayakan agar kopi-kopi asal Sumsel ada produksi dan di eksport dari Palembang. Kami ingin ikut mendistribusikan potensi yang ada secara optimal," ujarnya.

Turut hadir Direktur Polairud Polda Sumsel, Kombes Pol Y. S. Widodo, Danlanal Palembang, Kol Laut (P) Filda Malari, Para Kepala OPD Prov Sumsel.

Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.