HD Dampingi Tito Pimpin Rapat Kesiapsiagaan Penanganan Virus Corona di Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id-Rapat yang digelar secara tertutup ini membahas pemahaman tentang Corona Virus Disease-19 (Covid-19) , mulai dari dampak bahaya yang ditimbulkan, bagaimana cara penularannya dan kerentanannya serta karakteristik lainnya. Berlangsung di Griya Agung Palembang, Sabtu (21/03/2020).
Dalam Konferensi Pers yang dilakukan usai Rapat, Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan bahwasanya tindakan Administratif dan tindakan di lapangan sudah dijelaskan dan telah dilaporkan kepada Mendagri.
“Tindakan administratif dan pencegahan yang telah kami lakukan di lapangan telah kami laporkan kepada Pak Mendagri, dan Alhamdulillah langkah-langkah yang telah dilakukan itu harus tetap dipertahankan Guna mencegah virus Covid-19 masuk ke Wilayah Sumsel,”ujar HD
Ia juga mengatakan, harus tetap bersyukur meskipun status Sumsel melalui data pasif yang dimiliki dan belum menggunakan Rapid Test, HD mengatakan bahwa keadaan Sumsel sampai dengan saat ini masih dengan status Zero Covid-19 dan tetap akan menggunakan cara Social Distance untuk berkerja.
Dikesempatan ini Mendagri RI Tito Karnavian menjelaskan bahwa kedatangannya ke wilayah Sumsel adalah dalam rangka melihat kesiapan Sumsel beserta jajaran dalam menghadapi penyebaran Covid-19 yang telah menjalar di 173 Negara.
Ia juga mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Gubernur Sumsel dengan mengeluarkan edaran-edaran, tindakan antisipasi dan membentuk gugus-gugus satgas dalam mencegah Covid-19 masuk ke Sumsel, meskipun demikian ia juga mengingatkan agar Pemprov tetap waspada dan tetap mengantisipasi kedatangan orang yang bisa menularkan Virus tersebut.
Tito juga mengatakan bahwa tetap harus melakukan standar kebijakan baik Provinsi maupun Kab/Kota dalam memberikan edukasi tentang Covid-19 kepada masyarakat untuk dapat mengantisipasi, memproteksi diri sehingga tidak menular satu sama lain.
“Kita juga harus konsen dalam permasalahan penularan, dan yang diperlukan untuk membunuh virus dengan pola hidup sehat, menjaga kebersihan, mencuci tangan dan menggunakan masker serta membatasi diri untuk berkumpul di kerumunan yang sangat rentan terhadap penularan,”ujar Tito.
Ia juga menganjurkan masyarakat untuk melakukan langkah-langkah memproteksi diri, dengan cara mencuci tangan dengan sabun, hand sanitizer, terkena sinar matahari yang mengandung ultra Violet dan memperkuat daya tahan tubuh.
HD mengatakan Pemprov Sumsel telah telah mengikuti dan melakukan upaya yang telah dilakukan Pemerintah Pusat dan melanjutkannya ke Pemerintah Kabupaten/Kota dan tetap menggunakan Sosial Distance.
“Memaknai upaya Pemerintah Pusat di breakdown ke kab/kota dengan pembatasan tapi kami tidak pernah membatasi produktovitas. Hanya tentu kita butuh memaknai aturan dan himbauan pusat tentang tata cara mengurangi bersentuhan,”ujarnya.
“Dalam hal Bekerja dan sekolah dari rumah, bahwa ini diserahkan pada satuan kerja masing-masing atas kebutuhan kantor untuk personal, dan hal ini akan terus ditata, Besok panggil smua ketua ormas yg berkaitan dgn keagamaan dan perguruan tertentu untuk mengadakan sosial distancing ini untuk menekan penularan,”tambahnya
Rapat Kesiapsiagaan Covid-19 di wilayah Sumsel ini juga dihadiri Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya, Ketua DPRD Prov. Sumsel RA. Anita Noeringhati, Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan,S.I.P.,M.Hum, Kapolda Sumsel Irjen Priyo Widyanto, Sekda Prov. Sumsel H. Nasrun Umar, Walikota Palembang Harnojoyo, Walikota Prabumulih Ridho Yahya, Bupati Muba Dodi Reza dan Kajati Sumsel Dr. Wisnu Broto, M.Hum.
Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.