Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

HD Ajak Masyarakat Pertahankan Kuliner Khas Sumsel

19 April 2022 00:00
Humas Pemprov Sumsel
54 Kali Dilihat
HD Ajak Masyarakat Pertahankan Kuliner Khas Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru didampingi Ketua TP PKK Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru menghadiri acara Pemecahan Rekor MURI "Bolu Kojo Terbanyak Berbentuk Ampera" di Griya Agung, Selasa (19/4/2022).

Kegiatan ini ditandai dengan peletakan bolu kojo ke miniatur ampera oleh Gubernur HD, dilanjutkan penandatanganan pemecahan rekor muri.

Dalam kegiatan ini terdapat 321 loyang bolu kojo yang dibuat oleh komunitas wanita Sumsel dan Palembang bersama Indonesian Chef Association (ICA), komunitas chef Sumsel. Kemudian diletakkan di miniatur Ampera berukuran panjang 4 meter, lebar 1 meter  dan tinggi 1,8 meter.

HD mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini sebagai sebuah komitmen untuk mempertahankan cita rasa kuliner khas daerah Sumsel, salah satunya Bolu Kojo.

"Bahwa ini salah satu kekayaan cita rasa kuliner yang harus kita pertahankan. Ini salah satu icon kita, kesukaan kita. Kalau kita tidak berupaya menjaga ini, maka akan hilang," katanya.

Karena setelah diinventarisir, sambung HD, banyak sekali makanan khas daerah yang sudah tidak diproduksi lagi. Malah saat ini generasi milenial lebih menyukai jenis makanan lain bukan khas daerah. Maka kita harus mempertahankan warisan leluhur ini agar tidak punah.

Sementara itu, Ketua TP PKK Sumsel, Hj Febrita Lustia Herman Deru, katakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari kartini ditengah pandemi. Diinsiasi oleh PKK Sumsel bersama para komunitas wanita  Sumsel membuat miniatur jembatan ampera.

"Kegiatan ini inspiratif karena hasilnya dibagikan ke masyarakat kurang mampu. Selain itu, kita juga membantu UMKM dengan memesan kue, terutama bagi mereka yang terdampak pandemi, tujuan berikutnya memperkenalkan elemen budaya bolu koju sumsel dengan muri bolu koju terbanyak berbentuk ampera,"ujarnyam

Dilaporkan Feby, kegiatan ini melibatkan 68 komunitas wanita dan PKK, dengan total peserta 528 orang dengan membuat bolu kojo loyang 20x 20 cm. Menurutnya, Antusiasme peserta menunjukan kaum perempuan adalah aset potensial dalam.membantu pemerintah untuk mencapai pembangunan Sumsel maju untuk semua.

Turut hadir Wakil Ketua TP PKK Sumsel, Hj Fauziah Mawardi Yahya, Para Kepala OPD Sumsel.

Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.