Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

H. Herman Deru Yakin Angka Kemiskinan Turun Mengacu Kepada Pertumbuhan Ekonomi Sumsel

06 August 2019 00:00
Humas Pemprov Sumsel
155 Kali Dilihat
H. Herman Deru Yakin Angka Kemiskinan Turun Mengacu Kepada Pertumbuhan Ekonomi Sumsel

 Palembang, sumselprov.go.id – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Selatan tertinggi di Sumatera dengan capaian pertumubuhan ekonomi triwulan I sebesar 5,68%.

Capaian angka pertumbuhan tersebut merupakan tertinggi di Sumatera bahkan termasuk tinggi di Indonesia. Capaian pertumbuhan ini berdasarkan data resmi yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI)

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru pada saat membuka seminar Diseminasi Kebijakan Moneter semester satu tahun 2019 dengan topik "Penguatan Industri Manufaktur dalam kerangka Peningkatan Daya Saing perekon Menuju Indonesia sebagai Negara Maju tahun 2045" yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia perwakilan Sumsel, di Ballroom hotel Arista Pelembang, Sebin (5/8/2019).

 “Kita meminta ini terus dijaga terutama kalangan pengusaha, masyarakat, pemerintah dan BI sendiri," ujar Gubernur Herman Deru

Ia harapkan, seminar ini dapat menghasilkan kebijakan yang menjadi tolak ukur kemajuan pembangunan di Sumsel dengan tetap menjaga stabilitas politik, ekonomi dan keamanan wilayah Sumsel agar tetap kondisif.

"saya minta dan sarankan kepada kalangan pejabat, jangan asal memberikan statement (pernyataan). Karena jika tidak benar, ini juga dapat memicu tidak stabilnya wilayah," tegas Gubernur Herman Deru

Gubernur Herman Deru mengapresiasi kerja yang telah dilakukan BI perwakilan Sumsel yang terus bekerja dengan semua pihak. Terutama dalam melakukan intervensi nilai tukar rupiah terhadap dollar. Sehingga inflasi di Sumsel tetap terjaga dengan baik.

“Kemiskinan di Sumsel sekarang 13 persen. Saya yakin angka kemiskinan akan turun 1 persen setiap tahun mengacu kepada pertumbuhan ekonomi Sumsel dan sesuai laporan yang kita terima dari BPS saat ini telah terjadi tren penurunan kemiskinan di Sumsel” pungkasnya

Sementara itu Kepala BI Perwakilan Sumsel, Yunita Resmi Sari dalam laporannya menyebutkan laju pertumbuhan ekonomi Sumsel pada semester 1 tahun 2019 masih bertumpu pada sumber daya alam (SDA) yakni getah karet, batubara dan cpo.

Ia juga sebutkan bahwa Kinerja perekonomian Sumatera Selatan 5,8 tersebut berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat pada level 5,07%. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan juga lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Regional Sumatera sebesar 4,55% (yoy)

“Inflasi Sumatera Selatan triwulan I 2019 berada pada level yang rendah yaitu sebesar 1,66% (yoy) dan berada dalam kisaran target inflasi nasional tahun 2019 yaitu sebesar 3,5±1% (yoy). Realisasi inflasi ini lebih rendah dibandingkan realisasi inflasi triwulan sebelumnya yang tercatat 2,74% (yoy). Angka tersebut lebih rendah dibandingkan realisasi inflasi nasional triwulan I 2019 yang sebesar 2,48% (yoy), dan tercatat sama dengan realisasi inflasi regional Sumatera triwulan I 2019 yang sebesar 1,67% (yoy).” Jelas Yunita

MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM