Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

H. Herman Deru Gagas Kesekretariatan Gubernur Se Sumatera Guna Percepatan Pembangunan Sumatera

10 July 2019 00:00
Humas Pemprov Sumsel
364 Kali Dilihat
H. Herman Deru Gagas Kesekretariatan Gubernur Se Sumatera Guna Percepatan Pembangunan Sumatera

Bengkulu, sumselprov.go.id -Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mencetuskan ide maupun gagasan dan usulan pembentukan Kesekretariatan Gubernur se- Sumatera guna mempercepat pembangunan di pulau Sumatera.

Kita siap memberikan tempat Kesektariatan Gubernur se-Sumatera di Sumatera Selatan. Termasuk pembuatan Sumatera Trading House yang dapat kita jadikan sebagai tempat ekspose hasil komoditi dari seluruh Provinsi yang ada di pulau Sumatera.

Ide dan gagasan tersebut diungkapkan Gubernur Sumsel H. Herman Deru dihadapan para Gubernur se-Sumatera ketika menjadi pembicara dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Gubernur se-Sumatera yang digelar di Provinsi Bengkulu, Selasa (9/7/2019)

"Ini kita berikan tidak lain sebagai salah satu  dukungan pada Pemerintah Pusat yang saat ini tengah gencar membangun  tol Trans Sumatera. Serta membuka pusat ekonomi baru di masing-masing kawasan yang dilintasi jalan tol” ujar Gubernur Herman Deru
.
Menurut Herman Deru, pulau Sumatera dapat memberikan kontribusi yang banyak dalam menopang pertumbuhan pembangunan secara Nasional karena saat ini Sumatera  baru berkontribusi sekitar 21 persen jika dibanding dengan pulau Jawa yang berada diposisi angka 58 persen.

“Oleh karena itu, Ia mengajak para gubernur yang hadir di rakor tersebut untuk menyamakan persepsi di dalam pemanfaatan potensi yang ada di masing-masing daerah” ucap Herman Deru.

Jelas Herman Deru, masing-masing kita harus fokus dalam pengelolaan potensi yang ada. Dan harus ada satu bentuk komunitas kuat sebagai wadah bagi kita mengkaji, mengembangkan dan mengeksplore potensi unggulan.

Seperti yang pernah kita lakukan di Sumsel  kita  mempunyai pertambangan, perkebunan karet dan yang lain. kalau Bengkulu mungkin berbeda lagi.

"Untuk itulah perlunya dibentuk komunitas kuat sebagai wadah untuk mengkaji, mengembangkan dan mengeksplore potensi unggulan, seperti kalau di Sumsel ada pertambangan, karet, kopi dan pastinya potensi di setiap provinsi berbeda" pungkasnya.

Saya ingin yang kita bicarakan bukan hanya wacana saja yang hannya bermuatan ritual.  Rakor ini harus menghasilan rekomendasi yang  bermuara pada penurunan kemiskinan," harapnya.

Lanjut Herman Deru, dengan adanya proyek pembangunan jalan tol Trans Sumatera diharapkan akan membuka konektivitas antar daerah.  Selain itu pesatnya teknologi informasi dewasa ini juga harus digunakan positif dalam menopang laju pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Terbukanya akses internet memungkinkan kita dapat berkomunikasi dengan cepat. Namun di sisi lain menjadi tantangan bagi PT Post Indonesia  dan alat komunikasi konvensional lainnya untuk berinovasi  sebagaimana zaman Belanda, pulau  Jawa sudah terkoneksi," pungkasnya.

Adapun hasil Rakor tersebut dituangkan nota kesepahaman (MoU) Rafflesia,  yang  ditandai dengan penandatanganan oleh seluruh Gubernur se-Sumatera. Yang selanjutnya akan diusulkan untuk dibahas dalam rapat terbatas bersama Presiden.

Hadir dalam Rakor di Bengkulu ini diantaranya Gubernur Sumsel H.Herman Deru, Plt Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi , Gubernur Jambi Fachrori Umar, dan Gubernur Riau Syamsuar.

Selain itu hadir Staf menteri PPN atau Bappenas Bidang Pemerataan dan Kewilayahan Drs. Oktorialdi, Sekretaris Kementerian Perempuan dan Anak, Pribudiarta Nur Sitepu. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) se-Sumatera, Ketua Bappeda se-Sumatera.

MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM