Gubernur Sumsel Minta Seluruh Elemen Masyarakat Terlibat Sukseskan Pileg Dan Pilpres 2019
Batam, sumselprov.go.id - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Kewaspadaan Nasional dalam rangka Pemantapan Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru berharap, jalannya pesta demokrasi Pileg dan Pilpres tahun 2019 di wilayah Provinsi Sumsel bulan April mendatang dapat berjalan dengan aman, damai dan sukses.
Untuk itu, dia minta semua elemen masyarakat di Sumatera Selatan agar punya rasa tanggung jawab dan terlibat mensukseskan sehingga Pileg dan Pilpres 2019 jalannya demokrasi dapat berlangsung secara dewasa.
"Prosesi berlangsungnya Pileg dan Pilpres 2019 yang sebentar lagi akan dilaksanakan April 2019 adalah merupakn tanggung jawab kita bersam a untuk mensukseskannya dan sudah seharusnya menjadi perhatian kita bersama. Harapan kita bersama, pemilu yang demokratis di negeri ini tetap berjalan dengan baik, sukses dan terhormat,” ucapnya.
Menurutnya, kelancaran Pileg dan Pilpres tahun 2019 ini sangat penting bagi Indonesia terlebih negeri ini dikenal sebagai salah satu negara demokrasinya teruji di dunia.
"Proses maupun berlangsungnya pesta demokrasi di Indonesia ini nanti menjadi perhatian dan penilaian dunia Internasional, kita akan menjadi sorotan. Karena itu mari kita sama-sama ajak warga untuk turut mensukseskan Pileg dan Pilpers mendatang dengan cara mengunakan hak suaranya di bilik suara,” ajaknya.
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Kewaspadaan Nasional dalam rangka Pemantapan Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019 dibuka oleh Menkopolhukam RI, Wiranto di Golden View Hotel, Jalan Bengkong Laut, Tanjung. Buntung, Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (28/2/2019).
Wiarnto dalam sambutannya mengutarakan menyambut baik digelarnya Rakor Pemilu tersebut dengan harapan persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga dengan baik dan ini sesuai dengan tema rakor yakni "Pilihan boleh beda, persatuan dan kesatuan bangsa harus kita jaga,"jelasnya.“Tema ini sangat bagus. Beda pilihan ini tidak boleh berimbas pada terganggunya persatuan dan kesatuan kita," harapnya..
Menkopolhukam juga menyampaikan alasan mengapa rakor ini digelar. Salah satunya karena persatuan dan kesatuan bangsa jauh lebih berharga di negeri ini. Terutama disaat memasuki pesta demokrasi di Indonesia yakni pemilihan anggota Legislatif dan Pilpres bulan April 2019 mendatang.
"Kenapa harus Rakor Pemilu?. Karena kita satu tim, kita tidak bisa berdiri sendiri, kita ini tidak terpisahkan. Kita harus bekerjasama sehingga Pemilu 2019 dapat berjalan dengan aman dan sukses. Saya mengapresiasi Mendagri yang telah menyelenggraakan kegiatan ini,” ucapnya.Menurutnya, Pemilu lima tahunan bukan hal yang asing bagi warga negera Indonesaia. Karena rakyat di beri kesempatan lima tahun sekali.
Jalannya pemilu masyarakat diajak untuk gembira. Bukan justru pesta demokrasi menjadi ajang saling fitnah dan menjelekan satu dengan yang lain.“Pemilu harus dijalankan dengan sukses, karena pemilu menentukan nasib negara ini lima tahun kedepan. Karena itu saya tegaskan, pemilu ini harus berjalan aman dan tertib. Dengan tetap mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa,”ujarnya.
Pada Kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri RI, Tjahjo Kumolo menilai aparat seperti TNI/Polri dalam pengamanan jalannya Pemilu di Indonesia tidak perlu diragukan lagi baik sebelum, saat dan pasca pemilu mendatang.
"Saya meminta kepada para kepala daerah untuk melibatkan semua pihak dalam mensukseskan Pemilu 2019 ini. Salah satunya sinergi dengan TNI/Polri. Sebab Keberadaan dan netralitas TNI/Polri tidak perlu diragukan,” tandas Mendagri.
Rakor Pemilu yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri tersebut dihadiri juga Menteri Dalam Negeri RITjahjo Kumolo, Para Gubernur, Kapolda, Pangdam, Danrim, Kajati, Ketua DPRD, Para Bupati/Walikota, Kapolres seluruh Indonesia.(kutipan dr tribun/foto humas)
MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM