Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

Gubernur Sumsel Instruksikan Tim Medis Turun Di PPK Jaga Kesehatan Petugas

24 April 2019 00:00
Humas Pemprov Sumsel
159 Kali Dilihat
Gubernur Sumsel Instruksikan Tim Medis Turun Di PPK Jaga Kesehatan Petugas

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H. Herman Deru sebagai Kepala Daerah menginstruksikan para tim medis kesehatan di setiap PPK untuk mengecek kesiapan penyelenggara pemilu.

Untuk mengantisipasi hal- hal yang tidak diinginkan atau bertambah kembali jumlah korban jiwa, KPU telah membahasnya dengan pihak terkait.

Pihak KPU Sumsel berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk mengantisipasi hal- hal yang tidak diinginkan atau bertambah kembali jumlah korban jiwa.

Sebagai antisipasi, termasuk menurunkan tim kesehatan di setiap PPK untuk mengecek kesiapan penyelenggara pemilu.

Ketua KPU Sumsel Kelly Mariana mengutarakan, tadi pagi kami sudah koordinasi dengan pak Gubernur Sumsel langsung, untuk minta tim medis di PPK

"Gubernur sudah mengimbau Bupati dan Walikota untuk mengirimkan tim medis dari dinas kesehatan untuk turun di semua PPK di kecamatan- kecamatan di 17 kabupaten/ kota di Sumsel," terang Kelly

Kelly menjelaskan,  sejak berlangsungnya proses pemilu serentak 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel mencatat, 6 petugas penyelenggara pemilu di Sumsel meninggal dunia.

Menurut Ketua KPU Sumsel Kelly Mariana, para petugas Pemilu yang meninggal dunia tersebut bertugas di daerah dan diduga karena kelelahan selama bertugas.

" kita turut berduka cita dan sangat disayangkan terjadinya penyelenggara Pemilu meninggal dunia," kata Kelly, Selasa (23/4/2019).

Ada enam petugas yang meninggal diantaranya, Tuti Hidayati warga Desa Suka Mulya Kabupaten OKI, Fachrul warga Desa Belambangan Kabupaten OKU, Untung Imansyah warga Desa Sumberjaya Kabupaten Banyuasin, Yanto petugas PPS Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Keluang Kabupate Muba, Syaripuddin Desa Anyar OKU Timur, dan Midy Gusmi Ketua KPPS Desa Gunung Batu OKU Tmur.

Tambah Ketua KPU Sumsel, Kesbanpol Sumsel juga sudah berkoordinasi dengan Dinkes Sumsel, untuk menurunkan tim medis segera.

"Alhamdulillah, berdasarkan pantauan d beberapa kabupaten/ kota siang tadi sudah langsung turun tim- tim medis ke PPK," ujarnya.

Ketua PPK Sako, Ruslan mengatakan meski cukup melelahkan pemilu saat ini, diungkapkannya penyelenggara pemilu di Kecamatan Sako belum ada yang menjadi korban jiwa.

Pantauan dilapangan, terlihat para penyelenggara pemilu baik PPK maupun KPPS, Panwascam hingga saksi terlihat lelah mengikuti proses perekapan.

"Demi suksesnya pesta demokrasi ini. sudah tugas kita untuk menyukseskan pemilu, tetap harus diselesaikan," tuturnya, seraya pihaknya mulai melakukan perekapan sejak 20 April lalu di PPK Sako dan masih rekap suara Pilpres.

Begitu juga Ketua PPK Sematang Borang Pasta Siagian, yang mengaku proses pemilu serentak 2019 ini menguras waktu yang panjang, dan tenaga yang prima.

"Kita cukup lelah juga dan harus selalu prima karena kami mulai bekerja saat pendistribusian logistik dari PPK ke TPS, dan sekarang masih perekapan untuk suara Pilpres," ujar Pasta (dikutip dan foto dr tribun)

 MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM