Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

Gubernur Sumsel Buka Peluang Kerjasama Dengan Konsulat Jenderal Tiongkok

05 September 2019 00:00
Humas Pemprov Sumsel
696 Kali Dilihat
Gubernur Sumsel Buka Peluang Kerjasama Dengan Konsulat Jenderal Tiongkok

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menerima Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan Ms. Qiu Weiwei di Ruang Rapat Griya Agung Palembang, Rabu (4/9/2019).

Gubernur katakan, Kunjungan ini dapat membuka peluang bagi seluruh masyarakat Provinsi Sumsel untuk dapat berkerjasama.

“Saya inginkan bukan hanya hubungan bisnis tapi bagaimana mengkolaborasikan kerjasama pendidikan yang tidak kalah terkenal di Tiongkok berikut pula kesehatan atau pengobatan,” tuturnya

Ia ungkapkan, kehadiran Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok merupakan pertemuan kehormatan untuk memperkenalkan Konsulat Jenderal RRT yang baru saja menjabat pada bulan Juli menggantikan Shun Ang Konsulat Jenderal sebelumnya.

Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru mengaku bangga atas kehadiran pertama kali Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan.

Herman Deru utarakan bahwa hubungan baik antara kota Palembang dan Tiongkok telah terjalin sejak dahulu atau biasa disebutnya dengan jaman nenek moyang, dimana sejarah pertama kali orang Palembang berasal dari china

“ Hingga saat ini masyarakat Provinsi Sumsel sangat menerima saudara-saudaranya yang berasal dari Tiongkok untuk bermitra dan berbisnis, maka kedatangan ibu Weiwei ini menjadi simbol yang baik dari Tiongkok bahwa pemerintah tipngkok punya perhatian terhadap warga atau keturuan Tiongkok,” ungkapnya

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru menjelaskan tentang potensi alam yang dimiliki oleh Sumsel yang didominasi oleh pertanian dan perkebunan.

"Sekarang ini saya berupaya keras agar Sumsel dapat memiliki pelabuhan samudera, sehubungan dengan itu, terbuka juga bagi investor Tiongkok yang ingin menjalin kerjasama bersama dengan BUMD terkait, tambahnya.

Lanjutnya, terkait upaya penanganan karhutla yang ada di Sumsel, saya sudah perintahkan litbang untuk meneliti penyebab alam yang menimbulkan kebakaran hutan. Karena di Amazon juga terjadi kebakaran hutan, yang disebabkan bukan dari ulah manusia.

“Jadi sangat mungkin pemerintah Tiongkok bisa bekerja sama meneliti penyebab kebakaran hutan lebih mendalam," pungkasnya

Turut Hadir Kepala DPMPTSP Provinsi Sumatera Selatan Dra. Hj. Megaria, M.Si, Kepala Bappeda Prov. Sumsel, DR. Ekowati Retnaningsih, SKM., M.Kes., Kepala Dinas Pariwisata Prov Sumsel Aufa Syahrizal., SP., M.Sc, Kepala Dinas Perindustrian Ernila Rizar, Kepala Dinas Perdagangan Prov Sumsel Yustianus.

MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM