Gubernur Sumsel Apresiasi Silatuhrahmi Pimpinan Daerah Dalam Menjaga Keutuhan NKRI
Palembang, Sumselprov.go.id – Suasana hangat tampak terasa antar peserta acara Silaturahim Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Ormas Islam serta Forum Kerukunan Umat Beragama Se-Sumatera Selatan.
Dengan tema “Revitalisasi Ormas Islam Dalam Menjaga Keutuhan NKRI”, acara dibuka langsung Gubernur Herman Deru (HD) di Griya Agung Palembang, Selasa (30/10/2018).
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Badan Kesbangpol Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka menyikapi situasi kekinian menciptakan dan menjaga kondisi Sumsel Zero Conflik.
Dalam sambutanya HD mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama menjaga keutuhan NKRI serta menjaga kerukunana antar umat beragama yang merupakan sumber Acuan dan sumber inspirasi yang memberikan tuntunan bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara memiliki pilar seperti Pancasila dan UUD 1945.
“Tetapi yakinlah bahwa sumber utama lahirnya pilar tersebut, adalah agama sebagai sumber nilai kehidupan manusia dan bangsa lndonesia. dan alhamdulilah di Sumsel sendiri tidak ada konflik antar umat beragama”ujar Gubernur.
Sejarah secara jujur jelas menegaskan peran umat Islam dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI. Didirikanya Sarikat Dagang Islam (SDI) pada tahun1905 oleh Haji Samanhudi yang pada tahun 1912 berubah menjadi Sarikat Islam (SI) yang bertujuan menghapus penderitaan, penghinaan dan ketidak adilan yang menimpah seluruh rakyat.
“Untuk itu jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah dan ungkapan ini tentunya dapat menjadi pegangan bagi kita semuakarena setiap pribadi maupun Organisasi akan menjadi lebih baik apabila mereka memahami dan mampu belajar dari pengalamanya” ungkap HD
Masih Gubernur Sumsel, kepada seluruh organisasi islam yang ada di Sumsel untuk menjaga perdamaian dan persatuan di sumsel, “ Mari kita mengedepankan dakwah islam yang mengedepankan sikap, etika dan perilaku yang santun dan terpuji sehingga islam menjadi rahmatan Lil a’alamin “harap Deru
HD, menambahkan terkait penyelenggaraan pemilihan presiden di tahun 2019, serta pemilihan anggota DPR RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kab/Kota, untuk itu “ Saya berharap agar masyarakat dapat berpartisipasi guna mensukseskan pemilu serta dapat bersinergritas seluruh komponen terkait seperti KPU, Bawaslu, Aparat keamanan serta pendukung lainya dapat memberikan pendidikan politik serta dapat bersinergritas bersama”pungkasnya
Dalam Laporannya Plt. Kepala Badan Kesbangpol Prov. Sumsel Fitri menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan atas dasar Teleg Mendagri RI Nomor 3/00/5554/Polhum Tanggal 23 Oktober 2018 Tentang Antisipasi dari Peristiwa Pembakaran Bendera HTI pada Hari Santri Nasional di Jawa Barat dan hasil keputusan rapat Kominda pada tanggal 26 Oktober 2018.
Maksud dari acara ini adalah dengan maksud sebagai wahana konsolidasi untuk mencegah agar peristiwa tersebut tidak terjadi dan berkembang di Sumatera Selatan. Adapun tujuan dari acara ini adalah yang pertama meningkatnya kewaspadaan sampai ketingkat kelurahan dan desa, dua meningkatnya kooedinasi dan sinergitas antar unsur pimpinan daerah, instansi terkait, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Ormas Islam serta melakukan langkah-langkah antisipasi balasan dari pihak-pihak yang kontra terhadap aksi tersebut yang berpotensi diikuti massa dalam jumlah besar yang sangat rentan terhadap pengaruh provokasi dan tindakan anarkis. ketiga tujuan dari kegiatan ini adalah terciptanya situasi yang konduksif di daerah Sumsel.
Selanjutnya Fitri mengatakan Peserta terdiri dari Forkopindah Prov.Sumsel, Forkopindah Kabupaten/Kota se- Sumsel, ketua dari 21 Ormas Tingkat Provinsi, Forum Rektor , Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten/Kota se-Sumsel, Ketua MUI Kabupaten/Kota se-Sumsel, Ketua FKUB Kabupaten/Kota Se-Sumsel Ketua FKDN Kabupaten/Kota Se-Sumsel, dan Ketua Efika Kabupaten/Kota Se-Sumsel
MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/FS