Gubernur Sumsel : Andalas Forum GAPKI se Sumatra di Palembang mendatang Harus Memberikan Kontribusi di Daerah
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyampaikan apresiasi dan menyambut baik akan digelarnya kegiatan "Andalas Forum" berisi seminar dan pameran oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) se- Sumatra di Palembang bulan Februari mendatang dan GAPKI Sumsel sebagai tuan rumah agenda nasional ini.
Di kegiatan tersebut nantinya Herman Deru mengharapkan adanya pembahasan terkait sumbangsih perusahaan kelapa sawit terhadap daerah tempat berlokasinya perusahaan kelapa sawit diantaranya berupa penerimaan pajak bagi daerah sebagai sumber pemasukan kas daerah.
"Seperti PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) masuk ke pusat bukan ke pemerintah daerah. Disana mungkin bisa dibahas bagaimana para pengusaha jika mendiskusikan hal ini dengan pemerintah pusat. Salah satu dampaknya tentu memudahkan koordinasi antara perusahaan dengan pemeritah daerah setempat," ungkap Herman Deru saat menerima audiensi pengurus GAPKI cabang Sumsel di ruang tamu Gubernur Sumsel, Rabu (22/1/2020).
Selain itu, Herman Deru juga mengharapkan para pelaku usaha perkebunan kelapa sawit khususnya yang tergabung dalam GAPKI Sumsel tetap pertahankan pekerja lokal disertai dengan pembinaan yang baik. Dalam menghadapi persaingan yang kian ketat pada industri sawit ke depan, Deru juga minta agar GAPKI tidak hanya berkutat memproduksi CPO, makanan dan kosmetik saja. Tapi juga berani melakukan terobosan yang brilian di Sumsel untuk menciptakan bio energi. Karena kedepan tren nya akan seperti itu, pengusaha sawit harus mulai berfikir mengembangkan produksi sawit untuk menciptakan energi terbarukan.
"Bicara Kelapa Sawit sangat menarik. Saya sempat bertemu Gubernur Riau dan berbicara bahwa disana masih banyak sawit yang ada di hutan lindung. Beruntung di Sumsel perambahan di hutan lindung tidak begitu mengemuka," ujarnya.
Dia juga menghimbau agar perkebunan kelapa sawit dilakukan perawatan yang baik karena banyak sekali manfaat dari kelapa sawit itu sendiri. "Kemudian, terus berupaya penuh memberikan berkontribusi terhadap pembangunan daerah khususnya kabupaten dan kota karena sebagai contoh masih cukup banyak keluhan soal jalan dibeberapa daerah akibat mobilisasi hasil perkebunan kelapa sawit," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Gapki Sumsel, Harry Hartanto mengatakan, pada tanggal 13 - 14 Februari mendatang Gapki akan menyelenggarakan dua event nasional di Hotel Harper Palembang berupa kegiatan "Andalas Forum" berisi seminar dan pameran Gapki se-sumatera. Selain itu, akan mengangkat tema lingkungan, keberlanjutan Gapki, kemasyarakatan dan bagaimana usaha perkebunan Kelapa Sawit kedepan dapat berkembang.
"Jadi Kami datang kesini untuk menyampaikan dua agenda besar Gapki kepada pak Gubernur dan mengundang agar bapak Gubernur bisa hadir memberikan keynote speech dan membuka acara tersebut," ujarnya.
"Selain itu, akan ada pergantian pengurus Gapki Sumsel pada tanggal 12 Februari. Pelantikan akan dilakukan langsung oleh Ketua Gapki Pusat Joko Supriyono," lanjut Harry Hartanto.
Dia menambahkan, diwilayah Sumatra akan ada 7 Gapki yang ikut berparrisilasi di kegiatan tersebut yaitu Gapki Sumsel, Sumut, Jambi, Sumbar, Riau, dan Aceh. "Didalam Gapki Sumsel sendiri saat ini terdapat 73 perusahaan perkebunan kelapa sawit," terangnya.
Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel