Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

FGD IDI 2019, Hasilkan Data dan Informasi Kondisi Demokrasi Sumsel

12 March 2020 00:00
Humas Pemprov Sumsel
324 Kali Dilihat
FGD IDI 2019, Hasilkan Data dan Informasi Kondisi Demokrasi Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dr. Akhmad Najib, S.H., M.Hum membuka Focus Group Discussion (FGD) Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) 2019 TA 2020 Provinsi Sumsel.

Kegiatan ini diselenggarakan Badan Pusat Statistik Provinsi Sumsel 11 - 12 Maret 2020, di Hotel The Zuri Palembang, Rabu (11/3/2020).

Dikesempatan itu, Akhmad Najib mengharapkan agar melalui FGD IDI yang digelar dapat terjaring data dan informasi baru dan tidak hanya diperoleh melalui review surat kabar dan review dokumen.

Menurutnya, hal lain yang sangat penting adalah data dan informasi yang diperoleh dari hasil review surat kabar dan review dokumen diluruskan, diperkaya dan diklarifikasi kembali dalam FGD.

"Kita harapkan nilal IDI yang dihasilkan nantinya akan benar-benar menggambarkan kondisi pelaksanaan demokrasi di Provinsi Sumatera Selatan," ungkapnya

Melihat begitu pentingnya data dan informasi yang akan didapatkan pada FGD ini, Akhmad Najib menghimbau agar peserta dapat memberikan informasi secara benar dan lengkap.

"Selamat bertugas kepada BPS yang ditugaskan pemerintah sebagai penyelenggara FGD dalam rangka penghitungan IDI 2019 Provinsi Sumatera Selatan," tutupnya.

Sementara itu, Kepala BPS Sumsel, Endang Tri Wahyuningsih mengatakan bahwa pada tahun 2019 BPS RI beserta jajarannya masih dipercaya pemerintah untuk melakukan pengumpulan data informasi perhitungan tentang IDI.

Menurutnya, tahapan penghitungan IDI dilakukan secara kompleks mulai dari pengumpulan data dan informasi.

"Melalui data dari FGD IDI diharapkan dapat menggambarkan kondisi demokrasi di Sumsel. Dihari pertama ini peserta sekitar 20 orang terdiri dari LSM, akademisi, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, media danlainnya," kata Endang.

Untuk diketahui, IDI merupakan indeks komposit yang terdiri dari 3 (tiga) aspek yakni Aspek Kebebasan Sipil (Civil Liberties), Aspek Hak-Hak Politik (Political Rights) dan Aspek Lembaga Demokrasi (Institutions of Democracy).

Masing - masing aspek terdiri dari beberapa variabel-variabel (total 11 variabel) dan setiap variabel terdiri dari beberapa indikator-indikator (total 28 indikator).

Melalui pengamatan perkembangan nilai indeks aspek, variabel, dan indikatornya dapat dilihat sisi lemah kehidupan berdemokrasi disuatu provinsi.

Dengan demikian berdasarkan nilai indeks aspek, variabel dan indikatornya, pemerintah provinsi dapat memberikan prioritas perencanaan pembangunan bidang politik didaerahnya. Oleh karena itu penyusunan IDI adalah jawabannya.

Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.