Diskominfo Sumsel Bersinergi Bersama BPS untuk Integrasikan Pengelolaan Data
Palembang sumselprov.go.id- Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan bersinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam rencana peningkatkan kapasitas, kualitas, dan penjajakan kerja sama di bidang statistik sektoral Diskominfo Sumsel melalui kunjungan kerja ke Kantor BPS Provinsi Sumsel, Jumat, 9/11.
Plt. Kadis Kominfo Prov. Sumsel yang diwakili oleh Kabid E-Gov Diskominfo Prov. Sumsel, Densyah RS, S.Sos., MM., menyatakan bahwa kunjungan kerja ini membahas mengenai program-program kerja mengenai pengelolaan data dengan cara studi banding dan membentuk silaturahmi.
“Sumsel sedang menyiapkan pengintegrasian bit data yang terupdate menyangkut keseluruhan data dari berbagai sektor, yang didukung oleh command center sehingga menunjang pembangunan di Sumatera Selatan,” ungkapnya.
Densya menyatakan bahwa per Januari Tahun 2019, command center rencananya akan resmi beroperasi sebagai tempat yang terintegrasi dengan aplikasi pelayanan masyarakat dan akan digunakan sebagai pusat data.
“Kunker ini dilakukan untuk berkoordinasi, bersinergi, dan bekerja sama untuk mengetahui tata cara pengelolaan dan pemenuhan kebutuhan data yang telah dilakukan oleh BPS,”ucapnya.
Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Sumsel, Ir. Endang Tri Wahyuningsih, M.M., mengungkapkan bahwa Diskominfo menjadi walidata statistik sektoral di lingkup Pemerintah Daerah yang bertugas mengumpulkan data yang dihasilkan oleh Produsen data, serta menyebarluaskan data di lingkup instansi pemerintah.
“Tugas walidata statistik sektoral yaitu menerima dan memastikan data yang disampaikan oleh produsen data memenuhi standar data dan memiliki metadata baku, serta memastikan data yang disampaikan oleh produsen data sesuai denga nketentuan interoperabilitas data,” jelasnya.
Endang juga menjelaskan bahwa hal tersebut juga harus didukung dengan penyebarluasan data dan mendata di portal satu data, sehingga dapat membantu Pembina data dalam membina produsen data, dan yang terakhir yaitu berpartisipasi dalam forum satu data.
“Sesuai dengan visi dan misi program kerja Gubernur Sumsel bahwa Pemprov harus menyediakan data secara real time dan kontinyu. Dalam pelaksanaan secara teknis akan dilakukan dengan cara sharing, didukung oleh komitmen oleh semua tim yang terlibat,”, ungkapnya.
Data yang disediakan harus bersifat relevan yaitu sesuai fenomena yang ada, akurat yaitu didapatkan berdasarkan data terkini, mudah diakses yaitu dapat diperoleh melalui website, serta mudah untuk diinterprestasikan ke semua orang sehingga mudah dipahami dan mudah diakses.
Terdapat beberapa penangung jawab pengelola data yaitu BPS, Kominfo, Kementerian/Lembaga/Instansi/Pemerintah Daerah, dan PARIS21 yaitu mitra global statistik yang membantu Negara-negara berkembang untuk merancang, melaksanakan, dan memantau Strategi Nasional Pembangunan Statistik Indonesia (SNPSI).
“Ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk melakukan pengintegrasian data secara teknis yaitu membentuk forum satu data, pembuatan SK Gubernur, perluasan data spasial menjadi satu data satu peta, melakukan koordinasi dan komunikasi dengan OPD-OPD terkait, dan menyediakan portal sederhana untuk memudahkan akses data”, pungkasnya.
Turut mendampingi kegiatan ini Para Kasi Bidang E-Gov, Kasi pengelolaan Data dan Informasi Bidang Statistik, Kasi Evaluasi dan Pelaporan Bidang Statistik dari Diskominfo Prov. Sumsel.
MC Diskominfo Prov. Sumsel/PE