Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

Dengan Sholat Berjamaah Kadis Kominfo Ajak Jajarannya Mempererat Silatuhrahim

06 September 2019 00:00
Humas Pemprov Sumsel
209 Kali Dilihat
Dengan Sholat Berjamaah Kadis Kominfo Ajak Jajarannya Mempererat Silatuhrahim

Sumselprov.go.id -Dalam upaya membangun dan memelihara hubungan yang harmonis antara Ulama dan Umarah. Gubernur Sumsel melalui Staf Khusus Bidang Keagamaan, DR KH Amirudin Nahrawi MP menggelar sholat zhuhur berjamaah di Kantor Dinas Komunikasi dan lnformatika Provinsi Sumatera Selatan Kamis (05/09/2019).

Kepala Dinas Kominfo Sumsel H. Ahmad Rizwan, S. STP., MM didaulat menjadi imam pada sholat dzuhur berjamaah kali ini. Tampak para pegawai dan jajaran pejabat Diskominfo Sumsel antusias mengikuti sholat berjamaah dilanjutkan dengan kultum ini.

Dalam kesempatan ini juga Kadis Kominfo Sumsel memohon bimbingan dan saran di segala program baik mental maupun spiritual agar kami bisa bersama-sama membangun kominfo ini bisa lebih maju kedepan dan membantu program sesuai dengan visi misi Gubernur Sumsel H. Herman Deru yaitu Sumsel Maju Untuk Semua sehingga pada saatnya nanti di tahun 2023 apa yang menjadi cita-cita besar Gubernur Sumsel dan Kominfo Sumsel dapat tercapai,

 “Mungkin Kominfo hanya bagian kecil dari visi misi yang besar itu, tapi kami memberi hati dan terus mencoba memberi yang terbaik guna mendukung terhadap visi dan misi Gubernur Sumsel yaitu menciptakan Sumsel dapat Maju bersama dan untuk semua.”ungkap Ahmad Rizwan

Diharapkanya bukan hanya Sholat Zuhur berjamaah saja, kedepan ada kegiatan kegiatan keagamaan lainya sehingga dapat kembali mengundang selaku penceramah dan juga sebagai Staf Khusus Bidang Keagamaan Provinsi Sumsel ini.

Sementara Staf Khusus Bidang Keagamaan, DR KH Amirudin Nahrawi MP menyampaikan, ucapan salam dari bapak Gubernur Sumsel Herman Deru kepada seluruh pegawai di lingkungan Diskominfo Sumsel, agar kiranya selalu disiplin dalam bekerja dan tetap istiqomah beribadah kepada Allah SWT.

“Kita sebagai pegawai, di mana pun pekerjaan kita, agar kiranya selalu taat terhadap pemimpin, jangan pernah sekali-kali anda tidak menaati pemimpin, karena hal itu sudah mengingkari sumpah jabatan yang pernah anda ucapkan,” tutur tokoh NU yang akrab disapa Cak Amir ini.

Dia menegaskan, bahwasannya dalam konsep ajaran Islam pun, diwajibkan untuk mentaati pemimpin, siapa pun pemimpinnya mau dari agama lain pun tetap wajib harus ditaati, asalkan pemimpin itu tidak membawa ke jalan yang salah atau sesat.

“Semoga pertemuan siang ini bernilai pahala yang besar dan kita yang hadir disini selalu dalam lindungan Allah serta para pemimpin kita dijauhkan dari korupsi,” pungkasnya.

MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS