Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

Dekranasda dan Bunda Paud se-Sumsel Siap Gali Potensi Daerah

26 February 2019 00:00
Humas Pemprov Sumsel
196 Kali Dilihat
Dekranasda dan Bunda Paud se-Sumsel Siap Gali Potensi Daerah

Palembang, sumselprov.go.id- Para Ketua dan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Bunda Paud Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan (Sumsel) harus menunjukan kerja nyata dalam menggali potensi-potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) di seluruh Kab/Kota.  

Hal ini diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dalam Pelantikan pengurus Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan periode 2018-2023. Pelantikan Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota. Pengukuhan Bunda Paud Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan dan pembukaan rapat kerja daerah Dekranasda Provinsi Sumsel Tahun 2019. Seluruh rangkaian acara ini dilaksanakan di Griya Agung. Senin, (25/02/2019).

“Kurangi seremonial, tapi pentingkan aksi di lapangan, kita butuh kerja nyata, yaitu otentik, konkrit dan produk. Hal ini penting, seremonial boleh sederhana saja, tetapi kerjanya tidak boleh sederhana,” kata Herman Deru.

Ia mengatakan ketua dekranasda dan bunda paud kab./kota memiliki peran yang sangat penting dalam laju pertumbuhan pembangunan di Sumsel. “Ketua Dekranasda mempunyai peranan penting dalam memacu potensi dan kreativitas dari para pengrajin dan guru-guru paud yang ada di Sumsel,” ujarnya.

Menurutnya, masih banyak para pengrajin di Sumsel yang belum terintegrasi. Hal ini dapat disebabkan oleh minimnya informasi maupun pemasaran.  Potensi-potensi yang ada harus didukung oleh fasilitas yang memadai, salah satunya layanan perbankan. “ Setiap perbankan harus memberikan fasilitas jemput bola kepada UMKM,” ujarnya.

Ia mengajak kepada semua pihak terkait untuk mengoptimalkan potensi pengrajin, agar dapat dipasrkan serta digunakan oleh masyarakat lokal. Salah satu tugas dekranasda, yaitu memfungsikan salah satu gedung dekranasda sebagai etalase kerajinan masyarakat. “Ini PR bagi dekranasda tahun ini,” tegasnya.

Selanjutnya, iya menghimbau kepada Bunda Paud Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan untuk memberikan bimbingan dan menjaga kinerja pada para pengajar Paud. “ Para pengajar paud yang notaben pekerja sukarela, perlu diperhatikan dalam perbaikan materilnya,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Dekranasda dan Bunda Paud Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Febrita Lustia Herman Deru, mengajak kepada para pengurus Dekranasda yang baru dilantik untuk  menyusun program kegiatan dengan tetap mengacu kepada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, serta memperhatikan situasi kondisi, dan kearifan lokal daerah masing-masing.

“Penting bagi kita, selaku pengurus untuk melaksanakan pembinaan seni kerjainan sesuai kearifan lokal masing. Hal untuk meningkatkan kesejahteraan msyarkat sumsel pada umumnya, khususnya, para pengrajin,” ujarnya.

Seluruh pengurus yang dilantik harus dapat melakukan terobosan dalam upaya meningkatkan kemampuan dan keterampilan para pengrajin. “Kita perlu mensosialisasikan program mencintai produk dalam negeri kepada seluruh masyarkat, agar kerajianan masyarakat tidak hanya jadi tuan rumah di daerah sendiri,” ungkap Febrita.  

Optimalisasi produk Kerajinan di Sumsel, akan menghasilkan produk di masing-masing 17 kab/kota, sehingga hal ini akan menjadi bisnis ekonomi kerakyatan yang akan mewujudkan sumsel maju untuk semua.

Menambahkan, Ia mengatakan Bunda Paud kabupaten/kota berperan penting membina anak-anak sebagai generasi penerus dan meletakan pondasi pendidikan bagi tumbuh kembang anak. Bunda paud dapat menggerakan segala pihak untuk menggerakan program paud berkualitas.

“Pendidikan anak usia dini membantu tumbuh kembang jasmani dan rohani. Hal ini untuk komunikasi sosial, emosional, sikap pengetahuan dan keterampilan,” Pungkasnya.  

MC Diskominfo Prov. Sumsel/ PE/ All Tim