Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

Amankan Asian Games, GAPKI Siap Antisipasi Karhutla

27 May 2018 00:00
Humas Pemprov Sumsel
139 Kali Dilihat
Amankan Asian Games, GAPKI Siap Antisipasi Karhutla

Ketua GAPKI Sumsel, Harry Hartanto (tiga kanan) berfoto bersama Ketua TRG Sumsel, Najib Asmani (tengah berpeci) dan tamu undangan pada acara dialog interaktif di Ballroom Hotel Aston, Jumat (25/5/2018). Foto: (Karerek)

 

Palembang, Sumselprov.go.id -- Menjelang Asian Games yang akan digelar di Kota Palembang, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar dialog interaktif bersama perwakilan para perusahaan kelapa sawit di Sumsel.

Ketua GAPKI Provinsi Sumsel, Harry Hartanto mengungkapkan,‎ semua perusahaan sawit yang tergabung dalam GAPKI siap untuk ikut mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Sumsel demi suksesnya Asian Games 2018 di Kota Palembang seperti dikutif dari Globalplanet.com

"Perhelatan Asian Games bukanlah suatu yang sembarangan tetapi merupakan suatu kepercayaan dari bangsa-bangsa se-Asia kepada Kota Palembang," ungkapnya disela dialog interaktif bertema‎ kesiapsiagaan dan antisipasi kebakaran lahan perusahaan anggota GAPKI di Ballroom Hotel Aston, Jumat (25/5/2018).

Harry menjelaskan, dalam rangka mengantisipasi Karhutla pihaknya terus mengumpulkan dan melakukan pelatihan tentang pelatihan pemadam kebakaran terhadap para personil yang berasal dari perwakilan perusahaan yang tergabung dalam GAPKI Sumsel.

"Hingga saat ini kita telah menggelar pelatihan sebanyak tujuh angkatan dengan jumlah peserta sebanyak 206 orang," ungkapnya.

Tak hanya pelatihan, semua perusahaan yang tergabung dalam GAPKI Sumsel sudah dilengkapi berbagai perlengkapan sarana dan prasarana, seperti pompa air, perlengkapan personil, alat angkut, tengki air, dan menara pantau dalam melaksanakan pencegahan Karhutla di wilayah masing-masing.

"Kalau perusahaan sawit sendiri tidaklah mungkin melakukan pembakaran kebun. Soalnya Jika kebun sawit terbakar maka kerugian yang akan diperoleh sangatlah besar yakni satu hektar saja kerugiannya bisa mencapai Rp100 juta, kalau berhektar-hektar hitung saja," tegasnya.

MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY