Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

Alex Noerdin di Inggeris Sebagai Representasi Pemimpin Lokal Berwawasan Global Menuju Transisi ke Era Rendah Emisi

13 September 2018 00:00
Humas Pemprov Sumsel
248 Kali Dilihat
Alex Noerdin di Inggeris Sebagai Representasi Pemimpin Lokal Berwawasan Global Menuju Transisi ke Era Rendah Emisi

Inggeris, Sumselprov.go.id -- Pemerintah Inggeris memberikan apresiasi kepada Alex Noerdin Gubernur Sumatera Selatan atas inisiatif dan komitmennya yang telah memperkenalkan kendaraan tanpa emisi berbahan baku hidrogen atau Zero Emission Hydrogen Car di Sumatera Selatan yang dirintis sejak tahun 2016 lalu, suatu terobosan yang luar biasa yang dimulai dari level sub nasional atau provinsi.

Di negara-negara lain biasanya inisiatif tersebut umumnya dimulai dari tingkat nasional.  Sebagai bentuk penghargaan atas komitmen tersebut Pemerintah Inggeris melalui Departement for Transportation dan Departement for Business, Energy & Industrial Strategy Pemerintah Inggeris mengundang Alex Noerdin Gubernur Sumatera Selatan pada forum yang bergengsi Zero Emission Vehicle Summit atau ZEV Summit di Kota Birmingham Inggeris pada tanggal 11 September 2018 yang lalu.

Dalam sesi khusus “Local to Global: Local Leadership on the Transition to Zero Emission Futures” Alex Noerdin yang banyak dikenal di dunia internasional berkat kepemimpinannya telah sukses dalam penyelenggaraan Asian Games 18 yang lalu di Kota Palembang tampil bersama Andy Street Walikota West Midlands Inggeris, Hilde Solli Staf Ahli Perubahan Iklim Kota Oslo Norwegia, Shane Rattenburr Menteri Perubahan Iklim dan Wilayah Ibukota Australia.  

Alex Noerdin merupakan perwakilan dari pemerinatah lokal tingkat provinsi dan Andy Street adalah perwakilan dari pemerintah lokal tingkat kota.

Pada Forum ZEV tersebut telah menyampaikan Pidato Kuncinya Perdana Inggeris Theresa Maya dan juga beberapa Menteri Transportasi dan Menteri Energi selain dari Inggeris yang menyampaikan materi yakni dari negara Emirat Arab, India dan Portugis.

Pada forum tersebut juga tampil dari CeO Perusahaan mobil yang terkenal di dunia yakni dari perusahaan Jaquar Landrover, Toyota dan Nissan.

Forum tersebut merupakan suatu kebanggaan bagi warga Sumatera Selatan karena Alex Noerdin merupakan satu-satunya Gubernur yang diundang yang dinilai oleh Pemerintah Inggeris mempunyai pemikiran kedepan atau forward thinking yang sudah sejak dini telah mengantisipasi Paris Agreement CoP 21 tahun 2015 dimana negara negara yang tergabung dalam United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) termasuk Indonesia pada tahun 2030 diharuskan menggunakan energi baru terbarukan menggantikan energi fosil sebesar 23 persen hingga 100 persen pada tahun 2050.

Pada kesempatan itu Alex Noerdin yang mendapat Bintang Maha Putra dari Presiden RI tahun 2014 tersebut mengemukakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mempunyai komitmen untuk mendukung Paris Agreement tersebut dimulai pada perhelatan Asian Games 2018 dengan menggunakan mobil nol emisi tanpa gas buang di komplek Jakabaring Sport City dan mempromosikan Mobil Berbahan Baku Hidrogen dukungan Pemerintah Inggeris kerjasaama Ecubes Arcola dan PT. Serba Dinamik Indonesia.

Paparan Alex Noerdin mendapat apresiasi dari peserta forum ZEV karena berbeda dari negara-negara lain yang hanya menanmpilkan kesiapan dan tantangan dalam penggunaan kendaraan nol emisi akan tetapi Gubernur Sumatera Selatan mengemukan bahwa siswa siswa SMA dan SMP di Provinsi Sumatera Selatan telah diberikan edukasi tentang kendaraan hydrogen dan juga telah menerapkan Kurikulum Cambridge yang dipeloporis dari SMA Negeri Sekayu dan dikembangkan di SMA Negeri Sumsel sebagai pelopor di Kota Palembang dan beberapa SMA dan SMP lainnya.

Pada kesempatan tersebut dikemukakan bahwa dosen dosen  Universitas Sriwijaya oleh Pemerintah Inggeris disediakan beasiswa untuk melanjutkan studi S2 dan S3 ke Inggeris dengan.  Alex juga mengemukakan berbagai tantangan untuk dapat dicarikan solusinya karena Sumatera Selatan memiliki cadangan batubaru yang besar yang tentunya harus diupayakan untuk dirubah menjadi bahan bakar fosil rendah karbon melalui green coal industry.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Sumatera Selatan yang didampingi oleh Staf Khusus Gubernur Sumatera Selatan Bidang Perubahan Iklim Najib Asmani menjelaskan kerjasama dengan Pemerintah Inggeris melalui UK Climate Change Unit atau UKCCU telah diimplementasikan kegiatan di sektor kehutanan dan lingkungan yakni Kemitraan Pengelolaan Lanskap di Kawasan Pendukung Hutan Margasatwa Dangku dan Taman Nasional Sembilang yang dikenal dengan KELOLA SENDANG sebagai Model yang Pertama di Indonesia dalam Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan kemitraan semua pemangku kepentingan atau Public Private People Partnersihips atau lazim disebut P4 (NAS1911).