Wakili Gubernur, Sekda Sumsel Lakukan Penandatangan Nota Kesepakatan terkait Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Nasrun Umar lakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan Perwakilan BPKP Sumatera Selatan yang dihadiri langsung Kepala BPKP Sumsel Tri Handoyo bertempat di Command Center Kantor Gubernur, Rabu (2/12/2020)
Nota Kesepakatan ini dilakukan terkait tentang Pelaksanaan Pengawasan Penyelanggaraan Pemerintah Daerah yang disaksikan Menteri Dalam Negeri RI Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., dan Kepala BPKP RI Muhammad Yusuf Ateh, Ak., MBA, secara virtual
MoU Management Development Programme (MDP) ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepakatan sebelumnya antara Kepala BPKP RI dengan Menteri Dalam Negeri RI.
MoU MDP ini merupakan pedoman operasional bagi para pihak yang melakukan pengawasan di lingkungan pemerintahan daerah. Ruang lingkupnya meliputi supervisi penyelenggaraan keuangan daerah hingga tata kelola penyelenggaraan keuangan daerah.
Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian mengatakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pemerintah daerah harus tepat sasaran dan sejalan dengan visi - misi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Tito menegaskan program yang dijalankan dari APBD harus dirasakan masyarakat. "Salah satu tugas dari Mendagri itu adalah melakukan pembinaan pembangunan, artinya ada dana yang cukup besar ditransfer ke daerah, itu harus tepat sasaran, di antaranya harus mensinkronkan antara visi - misi Bapak Presiden dengan kebutuhan khas masyarakat pembangunan lokal," kata Mendagri Tito
Mendagri juga berharap agar program pemerintah daerah dapat sejalan dengan pemerintah pusat. Selain itu, dia menginginkan setiap dana pemerintah dapat disalurkan ke program-program yang berguna bagi masyarakat.
"Jadi yang ingin kita sampaikan kewenangan salah satu tugas dari Mendagri adalah untuk meyakinkan, memberi pembinaan agar program di daerah sinkron dengan pemerintah pusat. Kita juga sisir, jangan sampai hanya "sent" berarti jangan hanya buat program, tapi harus "delivered" dirasakan oleh masyarakat," jelas Tito.
Turut hadir Asisten III Bidang Administrasi & Umum Prof. Dr. Edward Juliartha, MM
Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel