Posko Terpadu Karhutla Sumsel Bahas Desa Rawan Karhutla Selama Asian Games XVIII
Palembang, Sumselprov.go.id – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H.Iriansyah S.Sos, SKM., M.Kes bersama Satuan Tugas (Satgas) Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melaksanakan Rapat Koordinasi dan Konsolidasi kondisi terkini Karhutla di wilayah Sumsel selama dilaksanakannya kegiatan Asian Games XVIII yang berlangsung di Posko Satgas Karhutla Sumsel, Jalan arah Bandara Palembang dan diikuti oleh seluruh pejabat terkait, Senin (27/08/2018).
Dalam rapat ini disampaikan mengenai upaya-upaya yang telah dilaksanakan oleh seluruh unsur Satgas serta hasil yang diperoleh selama Satgas bertugas. Rapat ini digelar setiap hari sebelum dan selama kegiatan Asian Games XVIII berlansung terutama untuk mengantisipasi kabupaten/kota yang rawan karhutla dan dampak asapnya masuk Kota Palembang.
Menurut H.Iriansyah terdapat 8 lokasi firespot dengan status api mengecil berdasarkan laporan 26 Agustus 2019 (19.00 WIB) dan semua lokasi berada pada daerah sangat mudah terbakar, ke-8 lokasi tersebut adalah Tulung Selapan, Pulu Burung, Tanjung Aur Kabupaten OKI dan Cempaka OKU Timur.
“Desa Pulu Burung Kec.Tulung Selapan, Desa Tanjung Aur, Kec. Jejawi berada di Tenggara Jakabaring Spot City (JSC), berdasarkan prakiraan angin 27 Agustus 2018, angin akan bergerak dari arah Tenggara (OKI) kea rah Barat Laut (JSC) dengan kecepatan 10 meter dan 15 knot pada lapisan 3000 ft,” pungkas Kalaksa BPBD Prov.Sumsel.
Hadir dalam rapat tersebut Perwakilan BNPB RI, Pejabat BPBD Prov.Sumsel, Dinas Kominfo Prov.Sumsel, Dinas kehutan Prov.Sumsel, Dinas Perkebunan Prov.Sumsel, Dinas Kesehatan Prov.Sumsel,BPPIKHL wilayah Sumatera/Manggala Agni, BMKG SMB II Palembang, Basarnas, Reskrim Polda dan UNOPS.
MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY