Pertama di Sumsel, 23.000 Santri Peringati Hari Santri 2018
Palembang, sumselprov.go.id- Puluhan ribu santri dari seluruh penjuru Provinsi Sumatera Selatan berkumpul memadati halaman rumah Dinas Gubernur Sumsel untuk memeriahkan peringatan hari santri 2018 yang diselenggarakan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sumsel di Griya Agung Palembang, Rabu malam (31/10/2018).
Lebih dari 23.000 santri hadir pada puncak peringatan hari santri yang pertama kali diadakan di Sumsel itu. Seluruh rangkaian acara berlangsung hikmat dan meriah karena pihak panitia penyelenggara menghadirkan langsung Group Sholawat Gus Azmi dari Provinsi Jawa Timur yang merupakan Group Sholawat idola para santri Pondok Pesantren.
Gubernur Sumsel H. Herman Deru beserta keluarga nampak hadir langsung pada acara tersebut, Hadir juga Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, Pengurus Besar NU Dr. H. Marsudi Syuhud, FKPD Provinsi Sumsel, Sekda Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar, para Asisten, Staf Ahli, Staf Khusus, dan Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel.
Dalam kata sambutannya Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyampaikan bahwa peringatan hari santri yang digelar menunjukan bahwa Sumsel merupakan daerah yang kondusif dan sangat religius.
Menurutnya, siapapun tentu merasa bangga dan bersyukur bisa berkumpul dan bersilaturahmi dengan jumlah yang sangat besar seperti itu.
"Para santri rela datang jauh-jauh dari seluru penjuru Sumatera Selatan. Kehadiran para santri ini memberikan semangat baru yang menunjukan bahwa para santri di Sumatera Selatan bersatu padu," ungkapnya.
Lanjut Herman Deru mengatakan, sebagai Gubernur Sumsel dirinya bertekat untuk selalu dekat dengan ulama dan umat untuk bersama-sama menjadikan masyarakat Sumsel insan yang maslahat.
"Sebagai Gubernur saya juga berjanji setiap tahun akan kita adakan peringatan hari santri yang meriah seperti ini," ujar Deru.
Sebagai bentuk rasa bangga kepada para santri Pondok Pesantren, Gubernur Herman Deru mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel bersama Kementerian Perhubungan RI akan memberikan perhatian yang lebih kepada santri di Sumsel melalui program bantuan beasiswa Santri Jadi Pilot.
Dikesempatan ini Herman Deru mengharapkan seluruh Pondok Pesantren yang ada di Sumsel segera menindaklanjuti program beasiswa Santri Jadi Pilot itu dengan melakukan penilaian dan seleksi terhadap para santri.
"Waktu bapak Menteri Perhubungan datang kemarin, beliau memberikan bantuan beasiswa Santri Jadi Pilot untuk 5 orang santri. Saya sebagai Gubernur juga akan memberikan bantuan beasiswa Santri Jadi Pilot dengan jumlah yang sama untuk 5 orang santri. Kenapa sedikit, karena kita mulai dulu dengan jumlah kecil dan tidak juga semua santri harus menjadi pilot," terang Herman Deru.
MC Diskominfo Prov. Sumsel/ AD / FS