MY Buka Rapat Realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Triwulan II Tahun 2021
Palembang, sumselprov.go.id - Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya utarakan dalam rangka mendukung Penanganan Pandemi
Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) dan
dampaknya, Provinsi Sumatera Selatan mendapatkan gelontoran Dana Alokasi Khusus untuk Tahun Anggaran 2021 dengan total sebesar 6,09 triliun rupiah.
Hal tersebut diutarakannya pada saat membuka Rapat Realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Triwulan II Tahun 2021secara Virtual Meeting melalui Zoom Cloud Meeting di Command Center, Selasa (27/7/2021)
"Ini sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 113 tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Dana
Alokasi Khusus Non Fisik Tahun Anggaran 2021, Peraturan Presiden Nomor 123 tahun 2020 tentang
Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Fisik Tahun Anggaran 2021 serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.07/2021 tentang Pengelolaan Transfer
ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021" ujar Wagub Mawardi Yahya (MY)
MY jelaskan, dari 6,09 triliun rupiah tersebut, 2,30 triliun rupiah
merupakan DAK yang dilaksanakan oleh Perangkat
Daerah Provinsi, dan sisanya sebesar 3,79 triliun rupiah merupakan DAK yang dilaksanakan oleh Perangkat Daerah di Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan
DAK yang dilaksanakan oleh Perangkat Daerah
Provinsi sebesar 2,30 triliun rupiah terdiri dari 242 miliar rupiah DAK Fisik dan 2,05 triliun rupiah merupakan
DAK Non Fisik.
Sedangkan DAK yang dilaksanakan oleh
Perangkat Daerah di Kabupaten/Kota sebesar 3,79 triliun rupiah terdiri dari 1,66 triliun rupiah DAK Fisik dan 2,13 triliun rupiah DAK Non Fisik
"Kami apresiasi terhadap 3 Kabupaten yang realisasi keuangannya tertinggi antara lain Kabupaten OKI dengan realisasi keuangan sebesar 13,97 persen dan realisasi fisik sebesar 16,43 persen, kemudian disusul oleh Kabupaten Banyuasin dengan realisasi keuangan
sebesar 9,47 persen dan realisasi fisik sebesar 19,77 persen dan Kabupaten Musi Rawas dengan realisasi
keuangan sebesar 7,76 dan realisasi fisik sebesar12,49 persen" ujar MY
"Ada empat Kabupaten/Kota yang realisasi keuangannya masih 0 (nol) yaitu Kota
Pagar Alam, Kabupaten Musi Rawas, OKU dan Lahat" tutup MY
Turut hadir Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Akhmad Najib. S.H., M.Hum, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaaan Provinsi Sumatera Selatan, Ibu Lydia Kumiawati Christyana, M.M, Ka. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sumsel Dr. Ir. H. Firmansyah, M.Sc,
Inspektur Prov. Sumsel Bambang Wirawan SE., MM.,Ak.,CA
Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel