Logo

JDIH Provinsi Sumatera Selatan

Memuat...

Herman Deru Jadi Narasumber "Gubernur di Radio" Tema Jelang Dua Tahun Pemerintahan HD-MY

15 February 2020 00:00
Humas Pemprov Sumsel
95 Kali Dilihat
Herman Deru Jadi Narasumber "Gubernur di Radio" Tema Jelang Dua Tahun Pemerintahan HD-MY

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H. Herman Deru menjadi narasumber dalam program "Gubernur di Radio" dengan tema "Jelang Dua Tahun Pemerintahan Herman Deru (HD)-Mawardi Yahya (MY) disiarkan Live Nasional Pukul 15.00-16.00 Wib di Radio Elshinta Palembang 97,6 FM, Jumat (14/02/2020)

Dalam kesempatan itu, Herman Deru diajak berbincang dengan berbagai topik pembahasan, dimulai dari berbagai penghargaan yang telah diraihnya bersama MY, tantangan selama memimpin Sumsel bersama MY, dan tentang pelayanan bebas BPJS, dimana Pemprov Sumsel yang telah menjamin sepenuhnya masyarakat Sumsel mendapatkan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Herman Deru mengatakan baginya penghargaan bukanlah sebuah target tetapi penghargaan adalah bonus atau pengakuan dari berbagi pihak, baik itu bagi masyarakat dalam skala nasional maupun internasional.

"Kita (HD-MY) lebih cenderung memperbaiki etos kerja dimana ada kesinambungan, program-program dirangkum mana yang terbaik dipertajam dan yang kurang baik diperbaiki. Pelayanan publik yang dirasakan oleh masyarakat adalah melebihi penghargaan apapun," ujarnya.

Menurut HD, sejak awal dan dalam dua tahun kepemimpinannya bersama MY, keduanya telah menyamakan dan menyelaraskan persepsi sebagai fundamental dalam membangun Sumsel sebagai kepala daerah dan wakil daerah.

"Saya ingin ini menjadi trend ke Bupati Walikota se-Sumsel bahwa modal fundamental untuk membangun adalah keselarasan kepala dan wakil kepala daerah dalam menyamakan persepsi visi misi. Dan berbagi tugas sesuai porsi namun dengan kewenangan mutlak tetap di kepala daerah," jelasnya.

Menurut HD, hal yang menjadi tantangan dalam memimpin yaitu kuatnya arus informasi yang apabila tidak bijak dihadapi maka akan membawa dampak yang negatif dibandingkan positif. "Kita boleh maju tapi jangan ditinggalkan ciri khas kita sebagai warga Sumsel. Tetap junjung kearifan lokal daan keberagaman seiring dengan perkembangan teknologi," tutur Dia.

Sementara itu, tentang pelayanan kesehatan yang ada di Sumsel, HD menegaskan bahwa Pemprov Sumsel telah menyediakan dana hampir 229 Miliar Rupiah untuk menjamin sepenuhnya masyarakat Sumsel yang mendapatkan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional dari BPJS yang mengcover 454.310 jiwa.

"Tapi ini tidak cukup disini, kita juga menekankan agar masyarakat mendapat proses edukasi tentang pentingnya kesehatan dengan menggalakkan berbagai program di Posyandu dari Provinsi hingga desa se Sumsel didukung dengan pemberian fasilitas pelayanan kesehatan agar masyarakat sadar sehat sejak dini," tambah Deru.

Mengakhiri Live Radio, Herman Deru mengatakan bahwa radio memilki peran yang penting dalam mengedukasi masyarakat, sehingga radio diharapkan dapat menjadi salah satu media yang dapat menyampaikan informasi dengan akurat dan bersifat edukasi bagi masyarakat.

Turut hadir Kadinkes Prov Sumsel, Lesty Nurainy, Apt., M.Kes

Tim Media Dinas Kominfo Prov Sumsel