BNN RI : Pentingnya Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba Kepada Kelompok Masyarakat di Prov. Sumsel
Palembang, Sumselprov.go.id -- BNN Republik Indonesia melalui Divisi Pencegahan Direktorat Advokasi Subdit Masyarakat dan Pendidikan bersama BNNP Sumatera Selatan menggelar kegiatan Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba Kepada Kelompok Masyarakat, acara dibuka oleh Direktur Advokasi Deputi Bidang Pencegahan BNN RI, Dra. Yunis Farida Oktoris, M.Si bertempat di Hotel Santika Palembang, Selasa (20/03/2018).
Dalam sambutannya Dra. Yunis Farida Oktoris menyampaikan bahwa saat ini Indonesia dalam keadaan darurat Narkoba. Banyaknya narkoba dari berbagai jenis yang tertangkap saat akan diselundupkan mengindikasikan pergerakan narkoba di Indonesia sudah bersifat masif. Para korban pun sudah sampai ke pelosok, tidak memandang usia, golongan dan pendidikan.
“Hal yang tak kalah pentingnya saat ini adalah bagaimana mencegah masyarakat agar menjauhi barang haram tersebut. Tentunya diperlukan dukungan dari berbagai pihak terkait, dan dapat dimulai dari lingkungan rumah ataupun lingkungan kerja. Untuk masyarakat yang telah menjadi adict mereka adalah korban, sebaiknya ada dukungan terhadap mereka untuk segera di rehabilitasi, bukan malah dikucilkan.”, ungkap Direktur Advokasi Deputi Bidang Pencegahan BNN RI.
Sementara itu Kepala BNN Provinsi Sumatera Selatan, Drs. Jhon Turman Panjaitan mengatakan tujuan dibentuknya relawan anti narkoba di lingkungan Provinsi Sumatera Selatan adalah sebagai penyuluh masyarakat, sebagai inisiator program pencegahan, sebagai motivator yang dapat mendorong orang lain untuk menjadi penggiat dalam pencegahan dan sebagai fasilitator yang menjembatani BNN dengan seluruh stakeholder.
Relawan Anti Narkoba berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan yang setiap hari berinteraksi dengan lingkungan kerja ataupun masyarakat langsung. Sebagai contoh Peran Pemerintah adalah sebagai pembuat kebijakan dan aturan, menjalin kemitraan stakeholder, melaksanakan sosialisasi dan penyebaran informasi P4GN kepada ASN, dll.
“Dengan menjalankan peran sesuai tupoksinya, tujuan pelaksanaan pencegahan secara rutin dan berkesinambungan agar tujuan Program P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) dapat terwujud.”, pungkasnya.
Kegiatan berlangsung selama 2 (dua) hari dimulai tanggal l 20 s/d 21 Mart 2018. Peserta merupakan relawan BNN sebanyak 50 (lima puluh) orang berasal dari Instansi Pemerintah/swasta, TNI, POLRI, perbankan, perusahaan daerah, tenaga pendidik, tokoh masyarakat dan organisasi wanita yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Narasumber berasal dari BNN RI, BNNP Sumatera Selatan dan Widyaiswara LAN RI.
MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/dWi