DETAIL BERITA
Pemprov Sumsel Dorong Pembentukan Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) untuk Perkuat Layanan Pengasuhan Terpadu
  • Kamis, 11 Desember 2025
  • Admin

Pemprov Sumsel Dorong Pembentukan Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) untuk Perkuat Layanan Pengasuhan Terpadu

Palembang - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Edward Candra membuka Advokasi dan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Inisiasi Pembentukan Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) di Hotel Beston Palembang, Kamis (11/12/2025).

Sekda Sumsel Edward Candra mengatakan kegiatan ini sangat penting ini bagaian dari beberapa program unggulan dari BKKBN.

Dari visi misi Presiden RI  Prabowo dan Wapres RI Gibran yakni menuju Indonesia  Emas.  Kaitan dari itu juga selaras dengan program Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wagub Sumsel Cik Ujang bagaimana memperkuat SDM.

"Kita menyadari bahwa tantangan keluarga saat ini semakin kompleks. Perubahan pola kerja, meningkatnya tenaga kerja perempuan, kesenjangan pengetahuan pengasuhan, serta terbatasnya fasilitas penitipan yang aman dan layak, menjadi isu yang perlu kita jawab secara sistematis. Di sinilah Program TAMASYA hadir sebagai salah satu solusi strategis,"ujarnya.

Sekda menyampaikan TAMASYA bukan sekadar tempat penitipan anak. TAMASYA adalah ekosistem pengasuhan yang holistik, yang mengintegrasikan unsur kesehatan, pendidikan, perlindungan anak, dan ketahanan keluarga.

Melalui kesempatan ini Edward Candra ingin menyampaikan beberapa arahan perlu menjadi perhatian yaitu perkuat komitmen dan koordinasi lintas sektor, segera integrasikan program TAMASYA ke dalam gugus tugas PAUD HI di tingkat provinsi dan kabupaten/kota agar alur koordinasi lebih jelas dan cepat, permudah proses perizinan dan legalitas TPA/TAMASYA.

Kemudian pastikan adanya standarisasi mutu layanan dan peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan pengasuh, penyusunan SOP, serta pemenuhan standar kesehatan dan keamanan, selanjutnya  setiap kabupaten/kota saya minta menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang konkret, Bangun kemitraan dengan dunia usaha dan lembaga sosial serta Tingkatkan komunikasi publik dan edukasi keluarga.

Edward Candra menyampaikan pertemuan ini bukan hanya forum diskusi, tetapi momentum untuk menyatukan langkah memastikan bahwa setiap anak di Sumatera Selatan mendapatkan pengasuhan terbaik, setiap keluarga memiliki dukungan dalam mengasuh anak, dan setiap orang tua bekerja merasa tenang karena anaknya berada dalam lingkungan yang aman dan penuh kasih.

"Saya berharap kegiatan ini menghasilkan komitmen bersama, rencana tindak lanjut yang kuat, serta kolaborasi lintas sektor yang nyata. Dengan tekad dan kerjasama, saya yakin Sumatera Selatan dapat menjadi contoh provinsi yang berhasil memperkuat layanan pengasuhan terpadu melalui program TAMASYA,"ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel, Arios Saplis menyampaikan kegiatan ini mewujudkan komitmen dan kesiapan lintas sektor dalam mendukung pembentukan serta implementasi Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) di tingkat Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan melalui kegiatan advokasi, penyelarasan kebijakan, perencanaan program.

Diharapkan kegiatan ini komitmen bersama lintas sektor untuk mendukung pembentukan TAMASYA di Provinsi Sumatera Selatan.

Kemudian, tersusunnya dokumen Rencana Tindak Lanjut (RTL) pembentukan dan pengembangan TAMASYA di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota dan Meningkatnya pemahaman OPD tentang standar layanan TAMASYA, termasuk standar pengasuhan, kesehatan, pendidikan, perlindungan dan keselamatan anak serta teridentifikasinya kebutuhan dukungan berupa regulasi, perizinan, pembinaan, dan SDM untuk sarana prasarana pembentukan TAMASYA.

Turut hadir Para Kepala OPD

Tags:
Share: